Pemerintah Tetap Dorong Penanaman Fore Malaka Sebagai Komoditi Andalan Daerah

Malaka – Pemerintah melalui dinas TPHP Kabupaten Malaka tetap mendorong petani Malaka untuk menanam dan mengembangkan komoditi RPM Fore Malaka sebagai komoditi andalan daerah.

Selain untuk meningkatkan gizi keluarga juga bisa dijadikan sebagai benih yang bisa dipasarkan diluar daerah guna peningkatan kesejahteraan petani.

Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan di Betun, Rabu(28/8-2019)

Kadis Yustinus mengatakan Fore Malaka merupakan komoditi unggul, yang selama masih bergabung dengan Kabupaten Belu dikenal dengan nama Fore Wehali merupakan komodoti unggulan asal Malaka yang lolos dalam sertifikasi balai benih nasional.

“Ini peluang bagi Malaka karena komodoti ini bisa dikembangkan sebagai komoditi andalan Malaka untuk penyiapan benih kacang ijo untuk dipasok keluar Malaka”

” Selama ini kita belum bisa memenuhi permintaan benih dari luar daerah karena hasil produksi kita tiap tahun belum konstan sesuai permintaan pemesan benih”

” Setiap tahun kita alokasikan anggaran untuk pengadaan benih kacang ijo agar ditanam masyarakat”

“Hingga akhir Juli 2019 luas tanam kacang hijau di Malaka mencapai 4.672 ha. Ini lebih besar dari luas tanam tahun 2018 yg hanya mencspai 3.734 ha”.

“Kita tetap dorong petani agar setiap tahun tanam sehingga luas tanam terus,meningkat dari tahun ke tahun”

“Kita akan seting supaya kacang ijo tidak hanya ditanam untuk konsumsi masyarakat tetapi juga bisa dikembangkan menjadi benih unggul sebagai persiapan cadangan benih nasional untuk memenuhi permintaan benih dari daerah lain diluar Malaka ” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *