Pemerintah Terus Dorong Pertumbuhan Pasar Tradisional – Selama Penanganan Covid 19 Bebas Retribusi

Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka terus mendorong pertumbuhan pasar tradisional di Kabupaten Malaka untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa.

Selama masa penanganan Covid19 pungutan retribusi pasar ditiadakan.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu saat meninjau lokasi Pembangunan Puskesmas berstandar Nasional di Nurobo- Desa Meotroy – Kecamatan Laenmanen, Rabu (15/4-2020)

Dikatakannya, terkait permintaan warga dan Anggota DPRD Fraksi PDIP, Ronaldo Asury dalam kunjungan itu untuk menghidupkan kembali pasar Nurobo, Bupati Malaka mengatakan menyetujui permintaan itu.

” Silahkan Pasar Nurobo dibuka kembali untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi di daerah ini. Pemerintah sangat mendukung sejauh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan percepatan kesejahteraan rakyat di daerah ini”

” Silahkan beroperasi kembali mulai Senin depan sesuai permintaan anggota dewan tadi”

Dijelaskannya, sesuai hasil rapat di Kabupaten belum lama ini pemerintah sudah memutuskan untuk meniadakan retribusi pasar selama penangan covid 19.

“Retribusi pasar ditiadakan hingga berakhirhnya Pandemi Covid sehingga tidak membebani rakyat”.

” Kita berharap dalam penanganan Covid rakyat ke pasar baik penjual dan pembeli harus menggunakan masker dan tetap menjaga jarak serta tidak bergerombol”

Anggota DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury dalam kesempatan yang sama mengatakan pembukaan kembali pasar Nurobo akan menggairahkan kembali perekonomian di wilayah itu karena daerah itu berbatasan langsung dengan dua Kabupaten yakni Belu dan TTU.

” Pasar ini bisa membantu rakyat menjual hasil produksi pertanian termasuk hasil ternak milik rakyat” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *