Pemerintah Segera Tata Rens Kapitan Meo Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat  

Malaka – Pemerintah Kabupaten Malaka segera melakukan penataan kawasan Rens Kapitan Meo di Kecamatan Laenmanen  seluas 300 hektar untuk berbagai aktifitas produktif untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dalam waktu dekat tim akan mengunjungi lokasi itu untuk menginventarisir semua aset disana untuk selanjutnya dilakukan kajian terkait potensi yang dimiliki di lokasi itu.

Setelah itu tim ahli akan melakukan kajian terkait potensi yang bisa dikembangkan disana termasuk item kegiatan yang bisa dilakukan di lokasi itu

Kaban Bapeda Kabupaten Malaka, Remigius Asa mengatakan hal itu kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (13/11-2019).

Remigius mengatakan aset peninggalan dari Kabupaten Belu itu bisa dikelola melalui berbagai kegiatan dan usaha produktif.

” Rens Kapitan Meo bisa dikelola sebagai sumber PAD yang menguntungkan bagi daerah. Banyak aspek yang bisa dikembangkan disana seperti pariwisata dan usaha pertanian terpadu”:

” Dari aspek Pendidikan kita bisa menjadikannya sebagai laboratorium pembelajaran bagi anak-anak sekolah untuk magang dan pengendalian gisi buruk (stunting)”

” Katakan saja di lokasi rens Kapitan Meo seluas 300 ha itu kita piara sapi betina 500 ekor. Setiap tahun kita bisa dapatkan hasil dari sapi yang beranak sehingga kita dapatkan anakan sapi. Dari indukan sapi betina yang ada kita bisa memproduksi susu segar. Bruder di Lebur itu bisa lakukan hal itu kenapa kita tidak bisa? ”

“Ada orang yang bilang Ini membutuhkan anggaran yang besar tetapi mana ada hal yang gratis kalau kita mau membangun hal yang baik? itu filosofinya seperti itu”

” Terkait dana kita usahakan untuk mencari sumbernya dan sharing dana melalui kementrian terkait seperti Bapenas dan BNPB”

“Kalau orang melihat kalau dana itu diambil dari dana DAU itu memang besar tetapi kalau kita akali dalam satu tahun kita korbankan beberapa program tentu rencana ini dapat terwujud”

“Kita sudah inventarisir dari dinas ketahanan pangan ternyata Rens Kapitan meo masih memiliki alat dan sarana yang bisa dimanfaatkan”

“Selain tanah 300 ha yang dimiliki itu kita juga masih memiliki beberapa alat yang masih baik dan masih bisa dimanfaatkan termasuk embung yang sudah dibangun di lokasi itu. Jadi kalau kita tidak manfaatkan potensi yang sudah ada maka kita rugi”

” Hari Jumat kita akan kunjungi lapangan untuk inventarisir semua aset disana dan mereviuw kembali aset yang ada guna dioptimalkan pemanfaatannya”

“Kita akan minta tim ahli untuk melakukan kajian terkait apa yang kita miliki termasuk peluang yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan potensi yang ada” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *