Pemerintah Segera Bangun Bronjong dan Tanggul Pada Tiga Titik Sepanjang DAS Benenai – Malaka

Pemerintah Kabupaten Malaka melalui dinas teknis terkait segera mengerjakan bronjong dan tanggul pada tiga titik  luapan banjir sepanjang DAS Benenai di Kabupaten Malaka.


Pada titik pertama di desa Oanmane -Kecamatan Malaka Barat pemerintah akan membangun bronjong sepanjang 500 meter untuk menahan longsor agar tidak meluas ke lahan pertanian masyarakat

Pada titik  kedua pemerintah akan membangun  tanggul pada titik penghubung  desa Motaain –  Lawalu  sepanjang 600 meter agar saat banjir tidak meluap ke pemukiman masyarakat.


Pada titik ketiga pemerintah akan membangun tanggul pada penghubung desa Forekmodok – Kecamatan Weliman dan Desa Naimana di Kecamatan Malaka Tengah sepanjang 550 meter guna mengindari luapan banjir pada desa-desa disekitar areal bencana.

Plh Bupati Malaka melalui Kalak BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran kepada wartawan di Besikama, Sabtu (6/3-2021).

Kalak Gabriel mengatakan sesuai arahan Plh Bupati Malaka dinas teknis sudah membuat design dan gambar untuk pengerjaan dimaksud.

Dikatakannya, dalam keadaan darurat maka  semua mekanisme diabaikan.  ” Sementara  kita lagi siapkan surat pernyataan bencana dan  SK  Status tanggap darurat segera ditandatangani agar pengerjaan di lapangan segera dilakukan untuk mengamankan warga yang terdampak luapan banjir bandang Benenai”

Dijelaskannya,  sesuai arahan Plh Bupati  akan  mengundang desa-desa pada  titik bencana untuk koordinasikan terkait penyerahan lahan.

” Ada delapan desa dari tiga kecamatan yang terdampak banjir dan  akan diundang dalam pertemuan itu yakni Desa Oanmane dan Motaain di Kecamatan Malaka Barat, Desa  Lawalu, Fahiluka dan  Desa Naimana  di Kecamatan Malaka Tengah,  Desa  Forekmodok,  Wederok dan Lamudur di Kecamatan Weliman”

Camat Malaka Barat, Efraim Bria Seran kepada wartawan menyambut baik rencana pemerintah segera merealisasikan pengerjaan bronjong dan tanggul di Desa Oanmane dan Motaain di Kecamatan Malaka Barat guna menyelamatkan pemukiman dan lahan pertanian warga dari terjangan banjir bandang Benenai.

Aparat Desa Oanmane, Titus Bria mengapresiasi rencana pemerintah untuk membangun bronjong diujung tanggul Busabelo sepanjang 500 meter untuk mengatasi longsor yang semakin meluas.

” Pembangunan bronjong akan menyelamatkan lahan masyarakat agar tidak longsor sekaligus melindungi warga dari terjangan banjir bandang yang menggenangi perkampungan di dusun Busabelo dan lahan pertanian masyarakat di daerah sepanjang DAS Benenai” ( boni)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *