Pemerintah Putuskan Rumah Ibadat di Malaka Perbatasan RI – RDTL Dibuka Kembali Untuk Umum Mulai Hari Ini dan Tetap Terapkan Protokol Covid 19

Pemerintah Kabupaten Malaka di Provinsi Nusa Tenggara Timur memutuskan supaya rumah-rumah Ibadat di Kabupaten Malaka – Perbatasan RI -RDTL dibuka kembali dan dapat digunakan bersama umat masing-masing agama mulai hari ini, Rabu (17/6-2020).

Pengumuman pembukaan kembali rumah-rumah ibadat itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran usai memimpin rapat bersama Pimpinan Agama, Kapolres Malaka dan Pimpinan TNI dihadiri Sekda Malaka dan Kepala Perangkat Daerah yang digelar di Aula Pertemuan Kantor Bupati Malaka di Betun – Rabu (17/6-2020).

Dalam Siaran Persnya Bupati Malaka mengatakan pihaknya,sudah menggelar rapat bersama pimpinanan Agama Katolik, Agama Protestan dan Wgama Islam, telah bersepakat bahwa tempat-tempat ibadah di Kabupaten Malaka mulai dibuka dan dapat digunakan bersama umat mulai hari ini, Rabu (17/6-2020) dengan tetap menerapkan Protocol Covid 19.

“Rapat hari ini dihadiri pimpinan agama juga dihadiri Kapolres Malaka, Pejabat yang mewakili Dandim 1605/Belu serta Kasatpol PP. Pihak keamanan mengatakan sanggup memback up supaya tempat-tempat ibadah yang menyebar di Kabupaten Malaka.
dapat menerapkan protokol Covid 19.

” Dalam pelaksanaannya kita tetap lakukan evaluasi, bila dalam pelaksanaan protokol Covid 19 tidak tertib maka kita akan tegur untuk dilakukan perbaikan. Bila kita tegur sampai tiga kali dan bila umat yang menggunakan tempat ibadah tersebut masih juga tidak tertib maka kita akan tutup tempat ibadat tersebut untuk dilakukan perbaikan”.

“Bagi mereka yang sakit diminta tidak boleh hadir dalam ibadat tersebut. Pemerintah akan menyiapkan tenaga medis dari 20 Puskesmas yang menyebar di Kabupaten Malaka untuk bertugas saat pelaksanaan ibadat”.

“Tadi kita sudah Perintahkan Kadis Kesehatan untuk mengatur pengalokasian petugas kesehatan sesuai jadwal ibadat pada hari minggu dan di masjid pada hari Jumat”.

“Kesulitan yang sama dihadapi Kapolres karena gerejanya banyak dan personilnya terbatas sehingga akan diback up TNI. ”

” Kita juga sudah meminta Dan Yon/744 Tobir agar TNI yang bertugas di Kompi bisa memback up dan Pak Dan Yon mengatakan sanggub memback up pengamanan di lapangan”

” Hal -hal lain yang berkaitan dengan kekurangan yang ada Pemkab Malaka siap memback up sesuai kewenangan yang dimiliki. Apabila tidak mampu kita minta pemerintah atasan baik di Propinsi dan Pusat untuk membantu” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *