Pemerintah Intervensi Budidaya Bawang Merah 5 Hektar di Desa Lakekun – Kobalima

Malaka-Pemerintah Kabupaten Malaka dalam tahun anggaran 2019 mengintervensi program penanaman bawang merah seluas 5 ha di Desa Lakekun-Kecamatan Kobalima. Sumber pendanaannya berasal dari APBD 1 Propinsi NTT.

Sementara itu melalui dana APBN Pemerintah Pusat akan mengintervensi program bawang merah sebanyak 20 ha dan melalui APBD II sebanyak 150 ha dan semuanya dieksekusi pada tiga kecamatan di Malaka yakni Kecamatan Malaka Barat, Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah.

Hal itu disampaikan Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak di Betun, Senin (27/5-2019)

“Hari ini pengolahan lahan di desa Lakekun -Kobalima sudah dimulai untuk penanaman bawang merah seluas 5 ha yang bersumber dari APBD 1 Propinsi NTT dan diharapkan ditindak lanjuti dengan pembedengan dan penanaman”

“Khususnya untuk penanaman bawang merah yang bersumber dari pendanaan APBN 20 hektar dan APBD II 150 hektar semuanya dikonsentrasikan di tiga kecamatan ”

“Terkait pengolahan lahannya sudah dimulai dan progres hingga hari ini mencapai 25 hektar”

“Diharapkan dalam beberapa hari kedepan cuacanya cerah dan tidak hujan sehingga bisa dioptimalkan pengolahan lahannya”

“Direncanakan setiap kecamatan diintervensi dengan 4 buah traktor untuk pengolahan lahannya sehingga dalam waktu yang tidak begitu lama pengolahan lahannya sudah bisa tuntas dan dilanjutkan pembedengan”

“Kita harapkan masyarakat penerima manfaat tetap semangat untuk melaksanakan budidaya bawang merah sesuai tahapan-tahapan yang ditetapkan”

“Para petani tetap mendapatkan pendampingan dinas teknis dan PPL serta tim pakar RPM untuk budidaya bawang merah”

“Komoditi bawang merah merupakan salah satu komoditi unggulan dalam program RPM usungan Bupati SBS diharapkan bisa mensejahterakan rakyat sesuai tujuan RMP yakni rakyat berkelimpahan makanan” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *