Pemerintah Gelar Sosialisasi dan Rapat Terbatas Penanganan Pencegahan Covid 19 Tingkat Kecamatan Rinhat di Biudukfoho

Pemerintah Kabupaten Malaka menggelar Sosialisasi dan Rapat Terbatas dalam rangka Penanganan Pencegahan Covid 19 Tingkat Kecamatan Rinhat di Biudukfoho, 10 April 2020 pukul 10.00. siang ini.

Rapat terbatas itu dihadiri Asisten 1 Setda Malaka, Zakarias Nahak,
Kadis Kominfo, Brinsyna Elfrida Klau , Plt. Kesbangpol, Gaudensius Klau dan Kabag Pemerintahan,Rokus  Funay
melakukan Sosialisasi dan Rapat Terbatas dalam rangka Penanganan Pencegahan Covid 19 di Tingkat Kecamatan Rinhat.

Hadir dalam Rapat terbatas itu
Camat Rinhat, Yulius Bria,
Kapolsek Biudukfoho, Perwakilan Danramil dan para Kepala Desa.

Kadis Kominfo Kabupaten Malaka, Frida Klau dalam kesempatan itu kepada wartawan mengatakan
dalam pelaksanaam rapat terbatas itu  tim mensosialisasikan seputar tiga point yang disampaikan Bupati Malaka dalam rapat Forkopimda Kabupaten Malaka yakni isolasi mandiri didalam desa, Hindari Kerumunan Massa dan Calling keliling desa setiap hari.

Kadis Frida menjelaskan ada tiga point yang dibahas dalam rapat terbatas seperti disampaikan Bupati Malaka dalam rapat koordinasi Forkopimda Kabupaten Malaka yakni :

Pertama, isolasi mandiri yang dilakukan di masing-masing desa dimana dilakukan oleh masyarakat dan diawasi ketat oleh Pemerintah. Implementasinya dilakukan pemerintahan desa dan diback up pihak keamanan dari TNI -Polri ,.Satpol PP serta aparat dari Kabupaten.

Kedua, Kerumunan massa di toko , pasar, bengkel, warung, Pom Bensin, biliard akan diatur supaya Physical distancing diterapkan dan mereka yang keluar rumah harus menggunakan masker. Pihak keamanan akan membantu untuk penegakan disiplin dan kertertiban.

“Warung, rumah makan, restorant boleh buka 24 jam tetapi tidak boleh makan di tempat tetapi dibawa pulang supaya tidak berkumpul. Di setiap toko, kantor disiapkan air untuk cuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun”.

Ketiga, Calling keliling tiap hari. Kekuatan kita bersandar pada rakyat maka rakyat harus diberi pemahaman dan terus menerus dilakukan edukasi setiap hari melalui calling keliling supaya mengajak rakyat berpartisipasi.

” Isolasi mandiri supaya dijaga masyarakat. Kalau tidak perlu tidak usah keluar. Kalau terpaksa keluar harus gunakan masker.
Maskernya tidak usah aneh-aneh. Jahit sendiri gunakan kain, dipakai maximal 4 jam setelah itu direndam air panas, dicuci dengan sabun , dijemur di panas matahari dan bila perlu distrika. Tidak boleh hanya satu tetapi bisa siapkan dua atau tiga masker untuk ganti-ganti”

“Tiga hal ini yang tadi dibahas dan akan diintensifkan dengan mengoptimalkan data yang diperoleh dari tiga pos kita di Lamea, Talimetan dan Nurobo”

” Setiap kali ada warga Malaka yang datang dari luar Malaka terutama dari daerah zona Merah akan segera di WA identitasnya ke Kepala Desa, Kapolsek dan Danramil dan gugus tugas Kabupaten agar dilakukan pemantauan supaya melakukan isolasi mandiri”

” Mereka harus diisolasi supaya tidak menyebarkan virus kepada orang lain dan juga untuk kesehatan dirinya bisa diperhatikan”

Camat Rinhat, Yulius Bria kepada wartawan mengatakan pihaknya tetap membangun koordinasi dan kerja sama dengan seluruh Forkopimcam Rinhat dan seluruh desa untuk mensosialisisasikan tiga point permintaan Bupati Malaka di semua desa . (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *