Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Pasar Encik Puan Perak: Transformasi Penataan yang Menjadikan Belanja Lebih Nyaman

13
×

Pasar Encik Puan Perak: Transformasi Penataan yang Menjadikan Belanja Lebih Nyaman

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Pasca penataan kawasan Pasar Baru melalui penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk masuk ke dalam gedung Pasar Encik Puan Perak, Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang memastikan aktivitas jual-beli akan kembali normal dan lebih nyaman.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, menyampaikan hal tersebut langsung melalui Dialog Interaktif RRI Pro 1 Tanjungpinang, pada Rabu, 15 Mei 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan menjelaskan bahwa selama dua hari sebelumnya Pemkot Tanjungpinang telah melakukan penertiban melalui pendekatan yang humanis, meminta para PKL untuk tidak berjualan di luar gedung Pasar Encik Puan Perak.

Pemkot Tanjungpinang juga akan tetap melakukan pengawasan melalui Satuan Polisi Pamong Praja agar tidak ada lagi PKL yang berjualan di ruas jalan atau lorong-lorong di kawasan pasar.

Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan aktivitas perbelanjaan masyarakat di dalam gedung Pasar Encik Puan Perak.

Pelaksanaan pembatasan ini dilakukan setelah Pemkot Tanjungpinang sebelumnya telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang, sehingga imbauan tersebut dapat diterima dengan baik oleh para pedagang.

Hasan menambahkan bahwa pihaknya juga menerima aspirasi untuk perbaikan fasilitas yang belum lengkap, seperti penyediaan air di blok pedagang yang menjual ayam, ikan, dan daging, beserta saluran pipa air agar tidak ada genangan air.

Terkait olah gerak pedagang untuk mengangkut dagangannya juga sudah diatur, agar memudahkan para pedagang dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat yang ingin berbelanja.

Evaluasi konstruksi gedung juga terus diperhatikan, agar bisa membantu para pedagang. Pasar Encik Puan Perak saat ini telah memenuhi standar nasional sebagai pasar rakyat modern yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Alhamdulillah, komunikasi dengan para pedagang berjalan dengan lancar sehingga semua pedagang dapat tertampung di dalam pasar, sehingga tidak ada lagi yang berjualan di bahu trotoar karena itu merupakan hak masyarakat sebagai pengguna jalan,” ungkapnya.

Untuk meramaikan aktivitas pasar, Hasan akan mengadakan kegiatan senam sehat bersama di akhir pekan.

“Saya akan meminta jajaran pegawai di lingkungan Pemkot Tanjungpinang untuk mengadakan senam sehat bersama masyarakat, agar dapat memantik aktivitas pasar sehingga kembali ramai seperti semula,” tuturnya.

Dengan kerja sama dari berbagai pihak yang mendukung bangkitnya ekonomi melalui ramai-nya Pasar Encik Puan Perak, diyakini akan membuat para pedagang dan masyarakat merasa nyaman dan aman beraktivitas jual-beli di gedung Pasar Encik Puan Perak.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Tondang, dalam kesempatan yang sama turut memberikan apresiasi atas langkah yang telah dilakukan oleh Pemkot Tanjungpinang dalam menata pasar dan membangkitkan perekonomian masyarakat.

Meski demikian, DPRD menurutnya akan tetap melakukan pengawasan terhadap jalannya aktivitas pasar, sehingga apabila ada kekurangan dan aspirasi dari masyarakat, dapat tersampaikan ke Pemkot Tanjungpinang.

Editor: Budi Adriansyah