Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat: Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII di Tanjungpinang

31
×

Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat: Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII di Tanjungpinang

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang mengadakan upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII Tahun 2024 di Halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, pada Kamis, 25 April 2024.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai di Lingkungan Pemkot Tanjungpinang dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan.

Dalam amanatnya, Hasan menyampaikan arahan Menteri Dalam Negeri terkait Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun 2024 yang berjudul ‘Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat’.

Hasan mengatakan bahwa tema ini telah dipilih untuk memperkuat tanggung jawab seluruh jajaran Pemerintah Daerah dan kesadaran berkenaan dengan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Menurut Hasan, otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama, termasuk di antaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.

Dari segi tujuan kesejahteraan, desentralisasi diarahkan untuk memberikan pelayanan publik bagi masyarakat secara efektif, efisien, dan ekonomis melalui berbagai inovasi kebijakan pemerintahan yang menekankan pada kekhasan daerah yang bersangkutan (endogenous development) serta pemanfaatan potensi SDA yang bijak dan berkelanjutan (sustainable).

Dalam segi tujuan demokrasi, kebijakan desentralisasi menjadi instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society.

Hasan juga mengungkapkan, dalam konteks ekonomi hijau yang merupakan salah satu dari enam strategi transformasi ekonomi Indonesia untuk mencapai visi 2045, kebijakan desentralisasi memberikan ruang bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan pengelolaan SDA secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian keseluruhan.

Di akhir amanatnya, Hasan menjelaskan mengenai tema yang diangkat pada Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII dan implentasi terkait penerapan inovasi dalam menjalankan program dan kebijakan pemerintah dengan semangat Go Green.

Dia mengimbau kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bisa melakukan terobosan-terobosan dalam mempercepat pembangunan dan pelaksanaan program pemerintah dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Editor: Budi Adriansyah
Sumber: Diskominfo Kota Tanjungpinang