Orang Tua Kerja di Malaysia – 37 KK di Desa Rabasa Haerain – Malaka Tidak Dapatkan Bantuan BLT

Sebanyak 37 KK di Desa Rabasa Haerain – Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT tidak bisa dilayani bantuan BLT- DD dan BST karena kepala keluarga (Suami- Istri ) bekerja di Malaysia.

Sesuai hasil musyawarah bersama aparat desa dan BPD diputuskan keluarga (Suami – Istri) yang tidak berada di desa karena bekerja diluar negeri maka keluarga yang bersangkutan tidak mendapatkan bantuan melalui program BLT dan BST.

Kepala Desa Rabasa Haerain, Maria Imakulata Seuk mengatakan hal itu kepada wartawan disela penyaluran BLT -DD Tahap II bagi 104 KK di desa Haerain, Kamis (2/7-2020).

Dikatakannya, setelah melalui hasil musyawarah bersama di desa diputuskan bahwa bagi keluarga baik suami dan istri dalam keluarga itu tidak berada di desa karena bekerja diluar negeri (Malaysia) maka keluarga itu tidak mendapatkan bantuan pemerintah.

” Dari hasil musyawarah itu diputuskan juga bila salah satu dari keluarga itu misalnya suami atau istri ada di desa maka mereka berhak mendapatkan bantuan itu”

” Di desa ini ada 37 KK yang suami istri bekerja di Malaysia sehingga bantuan untuk mereka dipending dan tidak disalurkan”

” Hari ini kita salurkan BLT -DD tahap II kepada 104 KK. Sementara 75 KK lainnya menerima BST melalui Kantor Pos Besikama”

“Dengan demikian seluruh warga desa Haerain mendapatkan bantuan karena sisa dari warga mendapatkan bantuan dari Program PKH”

” Para Aparat Desa, BPD dan ASN serta Pensiunan dan teda tidak diperkenankan menerima bantuan pemerintah itu sesuai regulasi yang ada”

Pembagian BLT DD bagi warga desa Haerain dipantau petugas dari Kabupaten dihadiri juga Babinsa desa Haerain, Serda Stanis Mali Seran , Anggota Polsek Malaka Barat, Ketua BPD, Tenaga Medis, Pendamping Desa, serta Staf,Kecamatan Malaka Barat. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *