Ny. Julie Laiskodat : Kelor Bisa Atasi Gizi Buruk – Keluarga di NTT Diharapkan Membiasakan Konsumsi Kelor

Malaka – Daun kelor bisa mengatasi persoalan gizi buruk. Harusnya di Propinsi NTT tidak ada gizi buruk bila seluruh keluarga mau mengkonsumsi kelor sebagai asupan gizi keluarga.

Untuk itu diharapkan seluruh keluarga di NTT diharapkan membiasakan mengkonsumsi kelor untuk perbaikan gizi keluarga.

Permintaan itu disampaikan Ketua TP PKK Propinsi NTT, Ny Julie Sutrisno Laiskodat saat membuka kegiatan sosialisasi Desa Model di Umatoos, Malaka Barat, Jumat (9/8-2019).

” Seharusnya kita di NTT tidak ada gizi buruk tetapi orang kita tidak mengerti memanfaatkan pohon ajaib itu”.

” Menurut hasil penelitian kelor bisa atasi gizi buruk dan stunting. Satu mangkok kelor sama nilainya dengan 17 gelas susu”

“Keengganan masyarakat NTT mengkonsumsi kelor karena menurut keyakinan mereka kelor itu obatnya untuk para suanggi dan kalau makan kelor maka orang yang pegang obat tidal berfungsi lagi obatnya”

“Ini anggapan keliru yang perlu diluruskan agar tidak menyesatkan masyarakat.

” Didunia ini ada dua tempat yang kelornya kualitas terbaik yakni Spanyol dan NTT dan bisa diekspor masuk pasar Eropa sehingga bermanfaat ganda. Selain bisa bermanfaat bagi kesehatan juga memiliki nilai ekonomi untuk dieksport keluar”

Secara terpisah Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan mengatakan pemerintah Kabupaten Malaka melalui dinas pertanian sudah memasukkan kelor sebagai komodoti yang dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi untuk export.

“Saya sudah minta kepada dinas supaya melalui tim pakar RPM melakukan kajian supaya kelor bisa jadi salah satu komodoti yang dikembangkan dan menjadi program RPM”

“Di Kecamatan Io Kufeu kelor sudah dibudidaya dan saat ini sudah masuk pasar eksport. Bapak Gubernur NTT sudah berkunjung kesana dan beliau meminta supaya kelor tetap dibudidayakan sebagai salah satu komoditi eksport guna percepatan kemakmuran rakyat” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *