Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Meski Gagal Melaju ke Babak 8 Besar, Bintang Timur Dapat Simpati Panitia Nusantara Open

62
×

Meski Gagal Melaju ke Babak 8 Besar, Bintang Timur Dapat Simpati Panitia Nusantara Open

Sebarkan artikel ini

BOGOR: – Bintang Timur (BeTA) Atambua gagal melaju ke babak 8 besar Nusantara Open Piala Prabowo Subianto 2022. Dilaga terakhir Laskar Macan Batas menyerah dengan skor 1-0 atas Maluku Utara Selection di Stadion Pakansari, Bogor, pada Jumat (22/7/2022). Sementara di Nasional Polo Club, Cibinong, Persija Jakarta bermain imbang 1-1 saat jumpah Borneo FC. Dengan hasil ini Grup D meloloskan Maluku Utara Selection dan Borneo FC.

Saat mengalahkan Persija di laga pertama, semua mata tertuju pada anak-anak NTT di tapal batas Timor Leste-RI. Simpati dan dukungan datang dari masyarakat diaspora NTT, para mantan pemain NTT bahkan tidak pernah absen di Stadion Pakansari, sebut saja Daniel Boro Kancap BPD Jateng Pasar Induk, Marsda TNI AU Nelson Noak, Polce Ruing, Carel Dae, Veri Bili, Hans Gore, Palu Dolun mantan pemain Caprina Galatama.

Penampilan Bintang Timur bahkan mampu mencuri perhatian Aji Bintara Ketua Panitia Nusantara. Menurut dia, terlepas dari hasil akhir, menurutnya pembinaan di Academy Bintang Timur sudah sangat luar biasa. Secara keseluruhan persaingan grup ini ketat, performance BeTA Atambua cukup bagus, inilah bagian dari pembinaan. Salut buat BeTA Atambua.

“Saya akan kasih semangat kepada anak-anak BeTA Atambua, yang paling penting ada kejutan buat tim BeTA Atambua, nanti akan kami umumkan,” tegas CEO Jakarta United.

Kejutan apa kira-kira saat media ini menanyakan, sambil tersenyum Aji minta bersabar dalam waktu dekat pihaknya sendiri yang akan mengumumkan.

Yang pasti satu predikat sudah digondol BeTA Atambua, sebagai tim yang tampil energik dengan yel-yelnya yang memukau.

“Iya tadi saya sedang bicarakan dengan tim penilai, nanti akan kita umumkan peserta yang tampil dengan yel-yel terbaik saat pembukaan. Juara pertama jatuh pada Academy Bintang Timur Atambua disusul Academy Asifa Malang. Besaran hadiahnya nanti akan kita umumkan,” lanjut Aji.

Aji sedikit memberikan gambaran Nusantara Open yang akan diupayakan menjadi agenda tahunan. Untuk peringkat 1 hinga 3 otomatis lolos ke tingkat nasional, sedangkan peringkat 4 harus melewati babak play-off ditambah 8 peserta yang lolos seleksi dari 8 provinsi. Total tim yang akan berlaga di Nusantara Open 2023 akan bertambah menjadi 24 pserta.

Kepala Badan Perhubungan NTT Donald Izaac yang selalu hadir menyaksikan laga BeTA Atambua selama Nusantara Open, turut memberikan apresiasi penampilan BeTA Atambua. Donald menilai, dari segi permainan sebetulnya BeTA Atambua dan Maluku Utara Selection cukup berimbang.

“Saya melihat anak-anak kelehan, karena waktu jedah antar pertandingan hanya satu hari. Mereka tidak cukup melakukan recovery dengan baik. Tetapi intinya kita bisa mengimbangi bahkan menang atas Persija. Kita tahu pemain telah menunjukkan daya juang. Kita dapat pengalaman berharga di turnamen sehebat ini, kita bangga,” lanjut Donald.

Donald berharap Asprov NTT dapat menyelenggarakan even kelompok umur secara rutin sehingga ke depan banyak bibit-bibit muda NTT yang bisa ditampilkan. Bahkan dirinya bersedia mensuport jika ada Bintang Timur di Jakarta, lanjut Kaban NTT yang dekat dengan kelompok milenial.

BeTA Atambua sebenarnya tidak bermain buruk. Mereka kalah karena kesalahan sendiri. Dari statistic pertandingan ball posession 52 – 48 %, shoots on target 3-2, total shoots 5-4, Maluku Utara unggul sedikit.

Manejer Tim Bintang Timur Atambua, Serena Francis meminta maaf kepada suporter mereka yang datang memberikan dukungan justru melihat timnya tersingkir. Sebab, dengan kekalahan ini harapannya agar anak-anak NTT lebih banyak lagi mendapat jam bermain di level nasional kandas.

“Mohon maaf kepada suporter yang datang jauh-jauh dari Jakarta tapi kita tidak bisa memberikan hasil untuk memenuhi keinginan mereka. Pagi ini kami gagal melangkah ke babak berikutnya ke 8 besar. Karena kita kalah dari Maluku Utara 1-0 sekaligus saya ucapkan selamat ke Maluku Utara dan Borneo FC yang mewakili grup D,” papar Serena yang akrab disapa Rena ini.

Rena juga menyampaikan terima kasih kepada Prabowo Subiantianto yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak perbatasan untuk bermain di Turnamen Nusantara Open. Dari 70 tim peserta yang mendaftar, 16 tim berhasil lolos termasuk BeTA Atambua.

Baginya kegagalan ini bukan akhir dari perjalanan panjang anak-anak BeTA Atambua. “This is not the end, this is just a beginning. Masa depan cerah ada di tangan kalian”, tutur Rena sambil menghibur pemainnya.

Klasemen Sementara :

Grup A
1. PSIS Semarang: SG: 5-1= 4 Poin: 7*
2. PSLS: SG: 6-3 = 3 Poin: 7*
3. KS Tiga Naga: SG: 3-6= -3 Poin: 3
4. Bogor Junior: SG: 2-6= -4 Poin: 0

Grup B
1. PSS Sleman: SG: 6-1= 5 Poin: 9*
2. PSM Makasar: SG: 4-3= 1 Poin: 6*
3. Asifa: SG: 4-7= -3 Poin: 3
4. PSA Ambon: SG: 2-5= -0 Poin: 0

Grup C
1. Persib Bandung: SG: 4-1= 3 Poin: 7*
2. Garuda Nusantara: SG: 4-1= 3 Poin: 7*
3. Persipura: SG: 5-7= -2 Poin: 3
4. Asiop: SG: 3-7= -4 Poin: 0

Grup D
1. Maluku Utara Selection: SG: 3-2= 1 Poin: 6*
2. Borneo FC: SG: 3-2= 1 Poin: 5*
3. Bintang Timur: SG: 3-2= 1 Poin: 4
4. Persija: SG: 2-5= 13 Poin: 1

.) * 8 tim yang lolos ke babak 8 besar. ( fw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *