Mentri Kesehatan Minta Daerah Harus Berupaya Bebas Filaria dan Stunting

Malaka – Mentri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek meminta agar seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia memperhatikan dan berupaya secara sungguh-sungguh agar bebas Filaria.

Mentri mengatakan sesuai hasil evaluasi dari 118 Kabupaten yang terdampak Filaria baru empat kabupaten yang sudah bebas Filaria sejak program Belkaga ini dicanangkan hingga tahun kelima ini.

Khusus untuk Belkaga Mentri meminta agar terus beri perhatian dan evaluasi secara terus menerus sehingga apa yang sudah dicanangkan benar-benar berhasil sesuai target dan harapan bersama.

” Kita akan lihat kadar obat dalam tubuh masyarakat kalau sudah cukup kita akan umumkan daerah itu bebas vilaria. Kalau di daerah itu belum mencapai secara keseluruhan maka akan ulangi dua tiga tahun kedepan agar bisa tuntas dan benar-benar daerah itu bebas Filaria”.

Dalam kesempatan itu Mentri Kesehatan meminta agar Provinsi NTT benar-benar memperhatikan persoalan stunting agar bisa dieliminir di Provinsi NTT.

Teehadap permintaan itu Kadis Kesehatan Propinsi NTT, Dr. drg. Dominikus Dominggo Mere, M.Kes dalam penjelasannya mengatakan
Stunting dalam kurun waktu tahun 2013-2018 di NTT menurun 9,1 persen dan penurunannya tertinggi di Indonesia. Artinya, upaya pencegahannya yang dilakukam sudah masuk dalam rel yang benar, tinggal penguatan dan koordinasi lintas sektor dan koordinasi lintas organisasi termasuk pelibatan organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat untuk ikut serta dalam upaya secara konvergensi sesuai program pemprop dan pempus. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *