Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Megahnya Pawai Ta’aruf MTQH ke-X di Kepri, Replika Masjid Raya Sultan Riau Penyengat Menjadi Sorotan

114
×

Megahnya Pawai Ta’aruf MTQH ke-X di Kepri, Replika Masjid Raya Sultan Riau Penyengat Menjadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Batam – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-X tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dimulai pada Senin, 20 Mei 2024.

Pawai Ta’aruf menjadi agenda pertama yang menandai dimulainya pelaksanaan MTQH ke-X. Pawai Ta’aruf itu dilaksanakan di Pertigaan Lubuk Baja atau yang dikenal dengan nama ‘Nagoya’ dan diikuti oleh tujuh kabupaten/kota di seluruh Provinsi Kepri.

Kafilah Kota Tanjungpinang menjadi peserta pertama dalam Pawai Ta’aruf dengan mengusung tema ‘Kebesaran Kemaharajaan Melayu Pulau Penyengat’. Kafilah Kota Tanjungpinang diikuti oleh 600 peserta untuk memeriahkan gelaran MTQH ke-X ini.

Replika Masjid Raya Sultan Riau Penyengat di barisan depan Kafilah Kota Tanjungpinang menjadi pusat perhatian dalam Pawai Ta’aruf MTQH ke-X Kepri tersebut.

Setelah sambutan Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, Kafilah Kota Tanjungpinang yang berada di urutan pertama dilepas oleh gubernur.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, juga turut mendampingi gubernur dan memberikan salam hangat kepada para peserta Kafilah.

Kafilah Tanjungpinang yang langsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat ini juga menyajikan berbagai penampilan seperti Celoteh, Hiasan Gurindam 12, barisan para raja, serta diiringi dengan irama marching band.

Barisan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, camat, dan lurah juga turut serta menyemarakkan suasana dengan senyum dan sapaan kepada para penonton.

Tema Kebesaran Kemaharajaan Melayu Pulau Penyengat didasarkan pada usia Kota Tanjungpinang yang telah mencapai 240 tahun sejak Sultan Ibrahim Syah memerintah Johor Pahang Riau Lingga dan membuka Sungai Carang Hulu Riau.

Warisan sejarah ini masih terus terjaga dan melestarikan kebudayaan Melayu sehingga Tanjungpinang menjadi pusat kebudayaan Melayu.

Hasan, yang hadir dalam pawai tersebut, menjelaskan bahwa dalam perhelatan MTQH ke-X ini, Tanjungpinang mengirimkan 51 peserta yang akan bertanding di 9 cabang ditambah 11 orang untuk Lomba Qasidah Rebana.

“Semoga para peserta dari Tanjungpinang dapat diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam gelaran MTQH kali ini dengan memperoleh hasil terbaik, mudah-mudahan Juara Umum bisa kita raih,” harapnya.

Pembukaan MTQH ke-X tingkat Provinsi Kepri akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, di Dataran Engku Putri Batam Centre pada Senin, 20 Mei 2024 malam.

Editor: Budi Adriansyah
Sumber: Diskominfo Kota Tanjungpinang