Marius Boko : Program RPM Perlu Ditunjang Pola Pertanian Terintegrasi – Apa Kata Anggota Dewan Tentang Pertanian Terintegrasi?? Baca disini!!!!

Sukoharjo-Jateng – Pragram RPM sebagai salah satu program unggulan di Kabupaten Malaka perlu ditunjang pola pertanian terintegrasi untuk percepatan kemakmuran rakyat.

Dengan pola pertanian terintegrasi rakyat bisa mendapatkan manfaat dari usaha pertanian yang digelar karena selain mendapatkan hasil dari usaha pokok bisa mendapatkan hasil dari sektor lain.

DPRD tetap mendorong pemerintah melalui pengalokasian anggaran untuk mewujudkan rencana dimaksud.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Malaka, Marius Boko kepada wartawan disela kegiatan kaji banding anggota dewan komisi 2 di Sukoharjo – Jateng, Kamis (7/11-2019).

Marius mengatakan sesuai pantauan dan penjelasan selama melakukan kaji banding di Sukoharjo ternyata Kabupaten Malaka memiliki banyak kemiripan dengan Kabupaten Sukoharjo baik dalam struktur tanah dan pertanian yang dikembangkan.

” Hanya saja petani di Sukoharjo sudah banyak mengadop pertanian modern dengan menerapkan pola pertanian terintegrasi”, ungkapnya.

” Model pertanian terintegrasi itu ternyata bisa dikembangkan di Malaka karena potensi pertanian di Malaka sangat mendukung seperti sumber mata air dan air tanah yang melimpah”

” Sebetulnya ini bisa dilakukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mengoptimalkan pemanfaatan luas lahan”

” Manfaat lainnya keuntungan yang diperoleh petani bisa berlipat ganda karena dalam setahun bisa melakukan penanaman sebanyak tiga atau empat kali”

” Dengan pertanian terintegrasi petani bisa merawat tanahnya dan tidak terkontaminasi bahan-bahan kimiawi, ramah lingkungan serta hasil produksi pertanian juga organik”

” Untuk menerapkan pola pertanian terintegrasi itu sangat dibutuhkan SDM yang memadai sehingga langkah awalnya pemerintah perlu menyiapkan SDM petani dan penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan”

” Dari hasil kunjungan kita di lapangan ternyata pertanian terintegrasi itu sangat bagus karena bisa memberikan penghasilan yang bagus bagi petani karena selain usaha pokok bisa ditunjang dengan tambahan penghasilan lain yang tidak kalah dengan tanaman pokok”

“Iini memang hal baru bagi petani kita karena menyangkut meinset dan kebiasaan petani kita”

” Untuk tahap awal bisa dilakukan percontohan atau demplot disetiap kecamatan untuk ditiru rakyat”

” Langkahnya memang harus siapkan dulu SDM Petani dan penyuluhnya agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai baik melalui pelatihan atau magang”

” Kita dari dewan pasti memberikan dukungan agar rencana ini dapat terealisasi”

” Program RPM saat ini sudah berjalan tetapi perlu ditingkatkan dengan pertanian terintegrasi agar rakyat lebih banyak mendapatkan manfaat dari usaha pertanian yang dilakukan”

Anggota DPRD dari Partai Golkar yang juga anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Malaka , Marcelina Febriyanti Fanu kepada wartawan mengatakan pertanian terintegrasi bisa dikembangkan di Wewiku, Weliman dan Kecamatan Malaka Barat.

“Kita punya Saluran Irigasi Benenai, Sumber Mata Air Weliman dan Sumber mata air Nonoau di Kecamatan Wewiku bisa diseting untuk pertanian terintegrasi”

” Bagi daerah yang kesulitan air sumber bisa gunakan sumur bor untuk mengairi lahan pertanian masyarakat seperti di Sukoharjo”

Anggota DPRD Komisi 2 lainnya, Raymundus Seran kepada wartawan mengatakan pertanian terintegrasi merupakan pola pertanian yang sangat cocok dikembangkan di Kabupaten Malaka mengingat sumber daya alam berupa tanah dan air sangat mendukung.

” Air kita sangat limpah terutama air tanah sehingga harus diangkat ke permukaan melalui pengeboran sumur supaya dimanfaatkan rakyat”

” Langkah awalnya petani dan penyuluh kita perlu diberi pelatihan dan magang agar bisa paham tentang implementasi pertanian terintegrasi. Kalau mereka sudah siap pemerintah bisa mengintervensi melalui berbagai program di dinas teknis untuk diimplementasikan di lapangan” (boni atolan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *