Mahasiswa Pasca Sarjana Undana Prodi IKM Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Rinhat – Malaka

Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana Kupang Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat ( IKM) menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) di Biudukfoho -.Kecamatan Rinhat – Kabupaten Malaka selama lima hari mulai tanggal 25-29 Agustus 2020.

Topik penting yang dilakukan selama kegiatan Abdimas di wilayah Kecamatan Rinhat yakni Covid 19, DBD dan Malaria.

Diharapkan melalui berbagai kegiatan penyuluhan dengan materi yang berkaitan dengan Covid, DBD dan Malaria masyarakat disini tidak boleh takut dengan penyakit tetapi harus berupaya melakukan pencegahan.

Hal itu disampaikan Koordinator Tim Abdimas Healt Promotion,
Dr. Pius Weraman kepada wartawan di Biudukfoho, Kamis (27/8-2020).

Dikatakannya, kegiatan yang digelar merupakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Prodi ILMU KESEHATAN MASYARAKAT (IKM) UNDANA Kupang

” Kaitan dengan kunjungan hari ini kita melaksanakan abdi masyarakat. Jadi proses pengabdian ini kita berproses di dalam kelas kemudian bersurat untuk semua perangkat Desa untuk melaksanakan pengabdian ini”.

” Dalam kegiatan pengabdian ini ada beberapa topik penting yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan ini, pertama adalah Covid 19 yang dijelaskan oleh para mahasiswa”.

” Yang kedua, kaitan dengan Malaria. Malaria memang sesungguhnya di Malaka ini oleh penjelasan Kadis bahwa sudah Nol dan Covid juga daerah hijau tetapi kita memberi penguatan kaitan dengan Covid, Malaria dan Demam Berdarah”.

” Lokasinya kita pilih di kecamatan ini, Desa dan juga sekolah SMA disini”

” Kegiatan ini melibatkan seluruh mahasiswa pascasarjana IKM (Ilmu Kesehatan Masyarakat) Undana Kupang dan kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Malaka”.

“Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 25-29 Agustus nanti. Yang menjadi alasan desa ini dipilih ialah desa ini di pengunungan dan SDMnya memadai terutama di Puskemas”.

“Harapannya dengan penyuluhan materi kaitan dengan Covid, DBD dan Malaria masyarakat disini tidak boleh takut dengan penyakit tetapi harus berupaya melakukan pencegahan”.

Kadis Kesehatan Malaka sekaligus Mahasiswa S2 IKM, Paskalia Frida Fahik kepada wartawan mengatakan dalam kegiatan Abdimas itu para mahasiswa Pasca Sarjana IKM Undana juga
memberikan kenang-kenangan seperti tempat cuci tangan, masker dan hand sanitizer kepada masyarakat desa Nabutaek sebagai stimulan atau contoh untuk masyarakat gunakan dan bisa untuk ditiru dirumah masing-masing.

” Desa Nabutaek dipilih karena Kasus Covid, Malaria dan DBDnya 0 dan diharapkan menjadi contoh untuk desa-desa lainnya”.

” Saya Juga menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan, pakai masker dan menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing” (ichal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *