Langkah Bupati Malaka Perhatikan Dunia Olahraga Prestasi Itu Pilihan Cerdas 

Jakarta – Gebrakan Bupati Malaka memberikan perhatian untuk pembangunan dibidang olahraga guna memajukan daerah merupakan pilihan bijaksana dan langkah cerdas dari seorang Kepala Daerah.

Sebagai Kepala Daerah perdana memimpin Malaka yang masih tergolong belia itu gebrakan dan inovasi baru seperti itu perlu dilakukan untuk percepatan pembangunan Malaka sebagai salah satu kawasan perbatasan negara di Indonesia.

Luar biasa sekali Bupati Malaka. Dalam waktu satu bulan saja Kabupaten Malaka dikenal luas seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi NTT dan Seluruh Provinsi di Indonesia melalui olahraga sepak bola.
Nama Kabupaten Malaka saat ini melejit dan sangat familiar di telinga masyarakat Provinsi NTT karena sukses menggelar ETMC 2019 dan Juara 1 ETMC 2019.

Tidak hanya itu, nama kabupaten Malaka dan Propinsi NTT kembali melejit karena mewakili NTT dalam final sepak bola Danone Nations Cup 2019 yang digelar di Jakarta selama dua hari terakhir. Kabupaten Malaka berhasil menempati rangking 12 dari 34 Propinsi di Indonesia. Ini prestasi yang sangat membanggakan kita semua.

Kebijakan dan keputusan cerdas seorang Bupati SBS itu patut didukung dan diapresiasi guna percepatan pembangunan di Kabupaten Malaka.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Malaka Barat, Paulus Bria Seran, S.Pd kepada wartawan saat menyaksikan final sepak bola Danone Nations Cup di Jakarta, Minggu (28/7-2019)

Dikatakannya, sebagai kepala sekolah yang menangani pendidikan di SMP melihat bahwa gebrakan yang dilakukan Bupati SBS ini sangat cerdas untuk membangun daerah sehingga perlu direspons secara positif dan ditindak lanjuti melalui tindakan konkrit di lapangan.

“Saya melihat gebrakan Bupati ini sangat luar biasa karena selain mendulang prestasi melalui olahraga sepak bola kita juga bisa membangun daerah melalui iven olahraga seperti ini”

“Buktinya, dalam waktu relatif singkat SMPN 1 Malaka Barat sudah memiliki MCK representatif setaraf Bandara dan beberapa ruangan sekolah yang direnovasi untuk tempat penginapan bagi tim ETMC 2019 yang bertandang ke Malaka. Itu belum termasuk pembangunan sarana olahraga seperti lapangan pertandingan dan lampu penerangan untuk bermain malam serta dampak ekonomi yang ditimbulkan dari iven ETMC”

“Melalui ETMC 2019 Pemerintah Pusat melalui kementrian PUPR sudah mengalokasikan anggaran untuk perluasan Stadion Malaka di Kobalima”

Dikatakannya, gebrakan dan langkah Bupati Malaka itu jangan hanya berhenti disitu tetapi harus dilanjutkan dan direspon berbagai pihak termasuk lembaga pendidikan yang berada di wilayah hukum Kabupaten Malaka.

Sebagai tindak lanjut, Sekolah harus jadi sarana dan laboratorium pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Malaka.

” Seperti kita saksikan dua hari terakhir pertandingan danone nations cup 2019 di Jakarta melibatkan siswa SD/SMP yang rata-rata berusia 12 tahun sehingga sekolah juga bisa berperan menjaring potensi para pemain bola atau atlit bidang olahraga lain dari anak usia dini yang masih sekolah di SD dan SMP”

“Selama dua hari ini saya hadir disini sebagai Kepala Sekolah untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada tim U 12 asal Malaka -NTT dimana salah satu siswa kelas VII sekolah kami direkrut memperkuat tim 12 tahun atas nama Arsenius Pandu Seran”

“Bagi saya ini peristiwa yang luar biasa karena ternyata anak-anak Malaka Provinsi NTT bisa berprestasi di tingkat nasional melalui olahraga sepak bola”

“Peristiwa ini semakin menguatkan dan meyakinkan saya untuk melakukan penataan di sekolah”.

” Sekolah harus berperan aktif mempersiapkan anak . Kasek harus merespon agar
Sekolah menjadi sumber potensi dan laboratorium untuk pembinaan siswa sesuai bakat dan kemampuannya”.

“Perlu ada pemetaan bakat anak dan dilatih. Sekolah menyiapkan fasilitas pendukung.
Perlu ada pertandingan antar kelas untuk menggali potensi sekaligus memantau bakat siswa untuk ditingkatkan”.

“Harapan kita ke pemerintah supaya ada iven untuk menguji kemampuan anak melalui pertandingan antar sekolah atau berdasarkan kelompok umur untuk memudahkan seleksi terutama yang berkaitan dengan olahraga prestasi” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *