Lahan Pertanian Terendam Banjir Kali Motadelek : 112.KK  Warga Desa Rabasa – Malaka Terancam Gagal Panen dan Rawan Pangan

Sebanyak 45, 76 ha lahan pertanian Warga desa Rabasa di Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT terendam banjir Kali Motadelek – Malaka.

Dengan kondisi itu sebanyak 112 KK pemilik lahan terancam gagal panen dan rawan pangan.

Sesuai data yang dilakukan petugas terkait lahan pertanian yang terdampak banjir kali Motadelek tercatat total lahan yang digenangi banjir seluas 45, 76 Ha milik 112 KK.

” Dari data diatas lahan pertanian seluas 23,65 Ha milik 56 KK mengalami kerusakan berat , rusak sedang 7,72 Ha/23 KK dan rusak ringan 14,39 Ha / 23 KK”

Demikian hasil konfirmasi media ini dengan PJ Kepala Desa Rabasa, Agustinus Nahak di Rabasa – Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka, Kamis (28/5-2020)

Dikatakannya, sesuai hasil pendataan petugas ditemukan kerusakan lahan akibat digenangi banjir Kali Motadelek sebanyak 45,76 Ha .

“Kita baru rampungkan pendataan di lapangan dan kita segera melaporkan hasil pendataan lahan pertanian warga yang terendam banjir kepada Bupati Malaka dan dinas teknis terkait hari ini”

Kalak BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran ketika dikonfirmasi wartawan terkait kerusakan lahan itu mengatakan hasil pendataan itu supaya segera dilaporkan kepada Bupati Malaka dan tembusannya kepada dinas teknis terkait termasuk Camat Malaka Barat guna penanganan selanjutnya sesuai disposisi dan arahan Bupati Malaka”

Dijelaskannya, lahan pertanian yang terendam banjir akan dihitung Dinas Pertanian dan bila lahan terendam itu sesuai hasil perhitungan mengarah kepada rawan pangan maka akan diintervensi Pemda melalui program rawan pangan.

” Kita memiliki beras cadangan di Bulog khusus untuk menangani rawan pangan”.

“Bila banjir itu mengakibatkan gagal panen yang berujung rawan pangan maka sesuai pernyataan bersama itu akan diproses beras cadangan di Bulog melalui Dinas Sosial” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *