Kunjungan Forkopimda Malaka di Desa -Desa Sangat Bermanfaat dan Menguatkan Rakyat

Kunjungan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran bersama Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno dan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Nugroho ke rakyat di desa-desa di Kabupaten Malaka merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kecintaan seorang pemimpin kepada rakyatnya.

Kunjungan yang digelar jangan dibelokkan ke urusan politik Pilkada karena kenyataan di lapangan tidak seperti yang dibicarakan.

Faktanya, kunjungan itu merupakan implementasi dan tanggungjawab seorang pemimpin untuk keselamatan rakyatnya terutama dalam menghadapi bahaya Covid 19 di Kabupaten Malaka.

Demikian intisari pendapat yang dihimpun media ini dari Tokoh Masyarakat Kecamatan Botin Leobele, Yosef Ulu (Nai Jun) dan Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai Golkar Kabupaten Malaka, Markus Baria Berek disela Kunjungan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran didampingi Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno dan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Nugroho di desa Numponi – Kecamatan Malaka Timur – Kabupaten Malaka, Selasa (12/5-2020).

Nai Jun, Tokoh Masyarakat Botin Leobele asal Kereana kepada wartawan di Numponi mengatakan sesungguhnya kunjungan Forkopimda Malaka diberbagai desa di Kabupaten Malaka untuk pencegahan Covid 19 di Kabupaten Malaka harus dilihat sebagai sebuah upaya dari Kepala Daerah bersama Forkopimda untuk menyiapkan rakyatnya agar tidak tertular Covid 19.

” Jadi tolong jangan dibelokkan seolah Bupati SBS kumpulkan rakyat untuk kampanye Pilkada. Itu informasi yang sangat menyesatkan dan patut dikritisi agar tidak menyesatkan masyarakat”

” Dalam kunjungan Bupati SBS bersama Unsur Forkopimda di Kecamatan Botin Leobele beberapa waktu lalu di desa Babotin dan Botin Maemina termasuk di desa Takarai Kecamatan Botin Leobele saya sebagai tokoh masyarakat juga ikut hadir dan menyaksikan bagaimana Bupati, Bapak Kapolres dan Bapak Dandim 1605/Belu memberikan pencerahan dan penguatan untuk rakyat terkait bahaya penularan Covid 19 termasuk cara pencegahannya”

” Saat memasuki Puskesmas Sarinah di Takarai juga sama. Bupati bersama Kapolres dan Dandim melihat kesiapan faskes di Puskesmas termasuk kesiapan tenaga kesehatannya. Kita bersyukur semua kebutuhan dan persoalan disana terdeteksi”

” Tadi di desa Kereana saja Bupati dan rombongan diterima rakyat menggunakan protokol Covid . Bupati hanya mengatakan tujuan kedatangan di desa untuk melihat kesiapan rakyat dalam menghadapi Covid dilanjutkan arahan Bapak Kapolres Malaka terkait berbagai persoalan Covid dan cara mengatasinya”

” Yang namanya rakyat, kehadiran para pejabat turba melihat rakyat itu sangat penting dan sangat bermanfaat untuk rakyat sebagai bentuk penguatan terutama dalam menghadapi penyakit yang berbahaya itu”

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi Partai Golkar, Markus Baria Berek.

Dewan Markus mengatakan dirinya sudah mengikuti kunjungan Bupati SBS di beberapa kecamatan di Malaka seperti di IO Kufeu, Sasitamean, Botin Leobele , Laenmanen dan Malaka Timur ternyata kunjungan itu sangat bagus sebagai bentuk penguatan untuk rakyat.

” Rakyat saat ini lagi galau, bingung dan panik dengan Pandemi Covid 19 sehingga sebagai kepala daerah hukumnya wajib turba lihat dan siapkan rakyat”

” Saya tidak lihat ada kampanye politik dalam kunjungan ke desa-desa itu. Yang saya lihat itu Bupati bersama Kapolres dan Dandim bertemu tim Covid baik di Kecamatan dan desa melihat kesiapan mereka termasuk melihat dari dekat kesiapan faskes seperti Puskesmas termasuk tenaga kesehatan di lapangan”

” Kita harus banyak belajar dari Bapak Gubernur NTT dalam kondisi Covid begini masih bertemu rakyatnya di Desa Mio – TTS untuk mengurus rakyatnya”

” Saya ini wakil rakyat dan kehadiran saya juga untuk melihat langsung berbagai persiapan di lapangan sehingga bila ada kekurangan bisa disuarakan di lembaga dewan terkait penanganan Covid di Malaka”

” Jadi kita harap berbagai pihak yang merasa terganggu dengan kunjungan ini supaya menahan diri karena ini bukan kunjungan politik tetapi murni untuk penyiapan rakyat dalam menghadapi Covid 19″

” Lebih baik kita cegah dengan cara siapkan rakyat karena penyakit itu kalau sudah menular tentu sangat merepotkan kita semua”

” Pak Bupati, Pak Dandim dan Pak Kapolres juga manusia yang setiap saat juga bisa tertular penyakit itu. Jadi kehadiran Para Pejabat itu harus dilihat sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab seorang Pemimpin kepada rakyatnya. Kita harus apresiasi karena para pejabat itu turba dan tidak takut tertular”

” Dengan kehadiran ketiga Pejabat Forkopimda Malaka itu harus dilihat sebagai upaya konkrit untuk menjalankan dan mengimplememtasikan Instruksi Presiden dan Gubernur NTT serta Instruksi Kapolri serta Panglima TNI guna mencegah penularan Covid 19 di Kabupaten Malaka” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *