Ketua DPD II Partai Golkar Malaka : Program Kerja Paslon SBS-WT Sangat Relavan Dengan Kebutuhan Rakyat Kabupaten Malaka

Visi-Misi, program kerja Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran- Wendelinus Taolin dengan tagline SBS-WT sangat relevan dengan kebutuhan rakyat Kabupaten Malaka saat ini.

Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Kesehatan, Pertanian, air bersih dan Pembangunan SDM merupakan program unggulan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat sehingga perlu dilanjutkan untuk percepatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kabupaten Malaka.

Hal itu disampaikan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH kepada wartawan di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Senin ( 9/11-2020)

Dikatakannya, Kabupaten Malaka masih tergolong Kabupaten Baru mekar dan baru definitif tahun 2016 sehingga membutuhkan penanganan yang benar-benar fokus dan terarah untuk memenuhi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi rakyat Malaka.

” Sesuai fokus program Paslon SBS-WT lima tahun kedepan yakni pembangunan infrastruktur jalan maka kita harus memberikan dukungan agar jalan-jalan di Malaka diperbaiki untuk melancarkan akses rakyat selama lima tahun kedepan”

” Dalam masa kepemimpinan SBS periode pertama SBS sudah melakukan penataan dibidang kesehatan dan sangat berhasil karena semua faskes baik rumah sakit dan Puskesmas dibangun dengan standart nasional dan saat ini rakyat menikmati”

” SBS juga setiap tahunnya mengirim tenaga kesehatan untuk belajar di S1 dan S2 termasuk menyekolahkan dokter ahli untuk kembali mengabdi di Malaka”

” Malaka sebagai Kabupaten DOB maka dalam perencanaan pembangunan harus benar-benar fokus untuk menjawab semua kebutuhan rakyat termasuk menyelesaikan persoalan rakyat yang lebih mendesak”

” Kita di Malaka persoalan infrastruktur jalan menjadi sentra perhatian kedepan karena menjadi kebutuhan rakyat saat ini. Dengan membangun infrastruktur jalan dan jembatan kita bisa melancarkan akses rakyat dan mendongkrak ekonomi masyarakat”

” APBD kita di Malaka setiap tahun hanya RP 850 Miliyard dan kita hanya bisa gunakan Rp 250 Miliyard untuk membangun. Sementara PAD Malaka setiap tahunnnya baru Rp 50 Miliyard”

” Jadi tidak ada pilihan lain. Kita harus fokus dalam membangun karena masa jabatan Bupati itu hanya lima tahun”

” Ini sesuai harapan dan arahan Bapak Presiden Jokowi kepada seluruh kepala daerah agar benar-benar fokus membangun pada satu atau dua program supaya hasilnya kelihatan dan dapat dinikmati masyarakat”

” Untuk Pembangunan rumah jabatan dan Kantor Bupati untuk saat ini belum terlalu mendesak karena pemerintah bisa gunakan fasilitas yang ada. Sementara itu kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan tidak bisa ditawar-tawar karena sangat dibutuhkan rakyat dan bisa mendorong percepatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di Kabupaten Malaka” ( boni)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *