Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Kepri Bershalawat: Ribuan Masyarakat Satu Suara dalam Kerukunan Umat

113
×

Kepri Bershalawat: Ribuan Masyarakat Satu Suara dalam Kerukunan Umat

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Kepulauan Riau (Kepri) Bershalawat untuk Indonesia Maju telah digelar pada Kamis, 16 Mei 2024 malam di Masjid Raya Sultan Mahmud Riayat Syah.

Ribuan masyarakat Kepri menghadiri acara tersebut dengan antusiasme yang tinggi. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hadir dan bersholawat bersama masyarakat.

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad terlihat hadir dengan setelan pakaian putih, Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Muzani, Wakil Gubernur Provinsi Kepri Marlin Agustina, Anggota DPR RI terpilih Endipat Wijaya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Yan Fitri Halimansyah, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Anggota DPRD Kepri, DPRD Batam, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batam Lukman Rifai juga hadir pada acara tersebut.

Habib Syech memimpin beberapa shalawat seperti Allahummashollisholatan, Syifa Tibbil Qulub, Nariyah, Busyro, dan ya Robbisholiala Muhammad.

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut Kepri sebagai miniatur atau versi kecil dari Indonesia dalam sambutannya. Dia mengatakan bahwa semua suku yang ada di Indonesia juga ada di Kepri.

“Kepri dan Kota Batam adalah contoh Indonesia kecil. Semua suku yang ada di Indonesia, ada di Kepri. Semua adat istiadat, bahasa, agama, budaya. Saya yakin yang hadir di sini semua suku ada,” ujarnya.

Ahmad Muzani mengatakan bahwa semua perbedaan tersebut tidak membendung masyarakat untuk berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Saling hormat menghormati dan saling menghargai harus dilakukan.

“Kita yang sedang bersholawat adalah contoh kita berbhineka dan bernegara, harus saling menghormati bahwa ini tanah Melayu,” jelasnya.

Ansar mengungkapkan, usai acara, bahwa kehadiran ribuan masyarakat dalam Kepri Bersholawat membuktikan kuatnya rasa persatuan dan persaudaraan, meskipun mereka memiliki latar belakang yang berbeda.

“Kita patut mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam acara ini. Ini adalah bukti bahwa kita kompak, bersatu, dan berbhineka. Ini juga jadi ajang menjaga kerukunan umat selepas kontestasi politik di tahun 2024 yang lalu,” ungkap Ansar.

Ansar mengaku bangga bahwa acara Kepri Bershalawat sejalan dengan arahannya agar setiap acara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri selalu mengumandangkan shalawat Busyro usai menyanyikan lagu Indonesia Raya. Shalawat Busyro juga selalu menjadi pengiring Ansar di setiap kegiatan turun ke masyarakat.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dengan acara seperti ini akan dapat menjadi jembatan lintas generasi untuk memasyarakatkan sholawat. Insya Allah, Kepri akan makin maju dengan bergemanya shalawat di seluruh penjuru,” tutupnya.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ca