Kemadirian Petani Program Revolusi Pertanian Malaka Mulai Berbuah Hasil

Kemandirian petani Malaka setelah diintervensi program Revolusi Pertanian Malaka (RPM) yang menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Malaka, yang dinakodai oleh bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH. telah mulai berbuah hasil.

Hal ini terungkap saat tim Pakar RPM yang dikomandani Dr. Herry Kotta dan para PPL melakukan kegiatan Bimbingan Teknis budidaya bawang merah di desa Oenmane dan Motaain di kecamatan Malaka Barat pada Rabu dan Kamis (hari ini, red).

Kemandirian ini dimulai dari penyiapan benih sendiri dan olah tanah sendiri serta memutuskan waktu tanam sendiri, tanpa perlu didampingi oleh PPL atau mengharapkan bantuan pemerintah

Bahkan, ada petani yang membuat sumur galian pada lokasi-lokasi yang punya potensi air tanah dangkal.

Untuk musim tanam ini, sedikitnya ada 20-an petani yang telah menanam bawang merah secara mandiri di dua desa ini , bahkan ada yang sudah memanen karena waktu tanamnya jatuh pada April dan Mei lalu.

“Saya sungguh berterimakasih pada Pak Bupati SBS yang sudah memberi bantuan modal lewat pemberian benih tahun lalu, dan mendapat pengetahuan teknis dari tim Pakar dan pendampingan dati PPL sehingga kami bergairah dalam usahatani. Saya juga mendorong petani dalam usaha yang sama kepada petani lain, katà Vinsensius Seran Nahak, anggota Poktan Tani Maju, desa Motaain. Menurut Nahak, tidak saya saja yang menanam secara mandiri tetapi juga ada 10 petani lain yang seperti Saya.

Petani Markus Atok dan Maria Haek dari Sinar Kasih, desa bahkan karena begitu gembiranya berceritera tentang pengalaman usahatani bawang program RPM dimana tahun lalu mendapatkan belasan juta rupiah dari hasil panennya.
Untuk diketahui bahwa program RPM yang digagas oleh bupati Stef Bria Seran meliputi delapan komoditas, diantaranya Bawang Merah, Padi Sawah dan Jagung. RPM didefinisakan sebagai upaya yang sungguh-sungguh dengan cara-cara yang luar biasa dalam tempo waktu yang sesingkat-singkatnya masyarakat Malaka berkelimpahan makanan. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *