Kapolres Malaka : Jangan Halangi Kami Kunjungi Rakyat

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno meminta kepada semua pihak untuk untuk berpikir positif dan berkontribusi dalam Penanganan Covid 19 di Kabupaten Malaka.

Kapolres menandaskan kunjungan Forkopimda di Posko Pencegahan Covid 19 disetiap perbatasan dan desa merupakan wujud tanggung jawab pemimpin untuk keselamatan rakyatnya.
Untuk itu jangan hambat dan halangi kami bertemu rakyat.

Penegasan itu disampaikan Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno saat memberikan arahan kepada tim pencegahan Covid 19 di Posko Wanibesak – Lorotolus – Kecamatan Wewiku – Kabupaten Malaka- Provinsi NTT, Sabtu ( 23/5-2020).

Kapolres mengatakan kunjungan Kapolres bersama Bupati Malaka dan Dandim 1605/Belu diberbagai Posko termasuk di Kecamatan dan Desa merupakan wujud kecintaan pemimpin kepada rakyat.

” Kita tetap melakukan pemantauan kepada mereka yang suka protes seperti yang menyebar di medsos apa tujuan dan motivasi mereka melakukan kampanye negatif melalui medsos

” Sudah ada instruksi Presiden, Perintah langsung dari Kapolri dan Panglima TNI serta Instruksi Gubernur NTT yang harus diimplementasikan dan diamankan di daerah dan saat ini kita semua implementasikan”

” Tugas kami jelas seperti yang disampaikan Presiden, Kapolri , Panglima TNI dan Gubernur untuk menjaga keselamatan rakyat”

” Kami tidak bisa duduk dan monitor dari dibelakang meja tetapi harus turun ke bawah untuk lihat keluhan dan kebutuhan rakyat ”

” Kami tidak harus jadi pononton dan komentar serta membuat laporan kepada atasan dari belakang meja”

” Kita tidak mau Malaka terpapar penyakit yang sangat berbahaya itu. Kita harus bergandengan tangan untuk cegah Covid karena dalam catatan kita kabupaten tetangga TTS sudah terpapar 3 orang” .

” Saya sangat terganggu karena penularan Covid bisa menyebabkan ribuan orang meninggal dunia seperti di negara lain sehingga jangan anggab remeh persoalan ini”.

” Kita senang sekali karena dalam berbagai kunjungan di daerah terlihat warga Kabupaten Malaka diberbagai pelosok sekalipun sangat siap untuk hadapi Covid sehingga harus dipertahankan”.

“Ada rekomendasi pemerintah bagi kita semua untuk mentaati protocol Covid yakni gunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan tidak berkerumun” .

” Hingga hari ini di Provinsi NTT jumlah warga yag positif tertular 82 orang, sembuh 6 orang, meninggal 1 orang”.

” Paling banyak tertular dari Sika 27 orang, Kota Kupang 20 orang dan 1 meninggal, Manggarai Barat 14 , TTS 3 orang dan lainnya menyebar di Kabupaten lain minus Kabupaten Malaka. Malaka harus tetap waspada agar tidak tertular virus yang sangat berbahaya itu ” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *