Kader Posyandu Kakaniuk Sosialisasi Manfaat Tanam Kelor

Malaka – Kader Posyandu di Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah pada setiap kesempatan terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat peserta Posyandu seperti Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Bayi Balita tentang manfaat dan pentingnya menanam Pohon Kelor.

“Pada setiap kesempatan pertemuan di Posyandu kami sosialisasikan kepada warga agar di setiap rumahnya harus menanam pohon kelor untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Karena kelor itu memiliki nilai gizi yang sangat tinggi dan juga untuk mencegah stunting” demikian kata Elfrida Luruk saat kegiatan Posyandu Sabtu (14/3).

Diungkapkan Elfrida bahwasanya beberapa waktu lalu para kader mendapat penyuluhan dari tim kesehatan dari kabupaten tentang pentingnya manfaat daun kelor bagi pertumbuhan anak sejak dalam kandungan, juga untuk ibu menyusui dan bayi balita.

“Setelah mendapat penyuluhan kami siap sosialisasikan kepada masyarakat pada setiap kesempatan pertemuan posyandu dan kegiatan lainnya sehingga masyarakat mulai menanam dan bisa mendapatkan hasilnya,” ungkap Frida.

Dikatakannya bahwa Tanam Pohon Kelor untuk setiap rumah sebanyak 5 pohon merupakan instruksi dari Gubernur NTT dan Bupati Malaka kepada semua warga di seluruh Provinsi NTT.

“Kita amankan instruksi ini dan setelah mensosialisasikan kepada masyarakat kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat untuk melalukan pengecekan langsung ke masyarakat,” ujarnya lagi.

Sementara itu Kepala Desa Kakaniuk, Petronela Luruk mengemukakan program tanam Pohon Kelor di setiap rumah warga sebagai perwujudan dari program Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Malaka sudah mulai dijalankan di wilayahnya.

“Saya sudah instruksikan kepada semua warga untuk menanam pohon kelor. Dan warga sudah menanam di setiap rumahnya paling sedikit 5 pohon. Setiap kesempatan pada saat rapat saya selalu ingatkan hal ini kepada masyarakat,” ungkapnya.

Petronela juga mengungkapkan, sejak dahulu masyarakat sudah menanam Pohon Kelor dan mengkonsumsinya hanya manfaat dan pentingnya tidak diketahui dengan baik. ( *)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *