Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Kader Partai Demokrat Malaka Siap Layangkan Gugatan ke Pengadilan

52
×

Kader Partai Demokrat Malaka Siap Layangkan Gugatan ke Pengadilan

Sebarkan artikel ini

( Photo : Penyerahan SK Ketua DPC  Partai Demorat oleh DPP Partai Demokrat di Jakarta)

Malaka- Kader Partai Demokrat Kabupaten Malaka – Provinsi NTT siap melakukan gugatan perdata dan Pidana ke Pengadilan terkait Keputusan DPP Partai Demokrat yang dinilai merugikan kader-kader Partai Demokrat di Kabupaten Malaka.

Gugatan harus dilakukan untuk mencari keadilan karena Gugatan Muscab yang sementara digelar di Mahkamah Partai Demokrat tidak dijadikan rujukan keputusan DPP Partai Demokrat . Terkesan Mahkamah Partai hanya jadi bonekanya DPP saja sehingga hal itu harus diluruskan melalui jalur pengadilan.

Selain itu Kader Partai Demokrat Malaka lagi berkonsultasi terkait penggelembungan suara yang dilakukan sdr Egidius Atok dalam pelaksanaan Pileg  Malaka 2019 lalu apakah bisa masuk ranah pidana atau perdata supaya seķaligus digugat di Pengadilan.

Penegasan itu disampaikan Kader Partai Demokrat Malaka, Simon Seran kepada wartawan, Jumat (22/7-2022).

Dikatakannya, memperhatikan proses sidang di Mahkamah Partai Demokrat dan keputusan DPP Partai Demokrat menyerahkan SK kepada sdr Egydius Atok sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Malaka merupakan dua hal yang sangat bertolak belakang karena sidang Mahkamah Partai Demokrat sementara digelar dan pada hari yang sama DPP Partai Demokrat menyerahkan SK Ketua DPC Partai Demokrat kepada saudara Egidius Atok padahal Sidang Sementara berjalan.

” Kader Demokrat di DPC Malaka akan mengambil langkah serupa menggugat di Pengadilan sama dengan Kader-Kader Partai Demokrat di Riau”, ujarnya.

” Gugatan secara perdata dan pidana tetap kita lakukan untuk meluruskan persoalan yang sementara ini dihadapi sehingga semua persoalan jelas dan ada kepastian hukum”

” Apalagi keputusan Mahkamah  Partai hanya berupa rekomendasi ,yang keputusan akhirnya ada pada Ketua Umum Partai Demokrat. Tidak mungkin Ketua Umum mencabut keputusan yang sudah dibuat sendiri, sehingga jalur pengadilan menjadi solusi terbaik”

” Kita semuanya sedih saja jika kader-kader militan dibantai hanya karena musda kemarin mereka bersebrangan,,disini butuh kedewasaan berpolitik, yakni siap menang dan siap kalah”, ujarnya.

” Yang pasti kita segera daftarkan gugatan di Pengadilan sekaligus meminta kepada Pengadilan bersurat ke KPU Malaka supaya semua proses yang sementara berjalan di KPU , khususnya Partai Demokrat untuk sementara dipending sambil menanti keputusan final Pengadilan”, tandasnya. ( boni)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *