Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Apr 2022 04:30 WITA

Jelang SEA Games, Tim Panahan Lakukan Try Out Ke Turki


					Jelang SEA Games, Tim Panahan Lakukan Try Out Ke Turki Perbesar

JAKARTA – Manejer Tim Nasional Panahan (PERPANI) Ary Koeswiranto,SE,M.I.Kom mengatakan skuad Merah Putih akan bertolak ke Turki untuk mengikuti kejuaraan dunia panahan tanggal 19 – 24 April 2022. Keikut sertaan tim panahan Indononesia sekaligus sebagai ajang uji coba (try out) ke luar negeri dalam persiapan menuju SEA Games Hanoi, Vietnam pada 12-23 Mei.

“Tim Panahan Indonesia dengan kekuatan 10 atlit dan 5 pelatih akan mengikuti kompetisi Antalya 2022 Hyundai Archery World Cup Stage 1 yang akan diselenggarakan di Turki pada 18-24 April 2022,” tegas Ary Koeswiranto di venue Panahan Senayan (4/4/22).
Lanjut Ari, ajang ini akan menjadi kompetisi pemanasan bagi atlet panahan sebelum SEA Games 2022. Ini bagian dari program PB PERPANI, karena itu, kami tidak membebankan target khusus bagi atlit.
“Event ini akan dijadikan pemanasan bagi para atlet sebelum turun ke SEA Games. Kita akan lepas atlit bermain untuk memperbaiki ranking dunianya. Walaupun tanpa target mereka harus tampil maksimal di sana. Namun sasaran utama kita Sea Games, untuk itu diharapkan peak performance akan terjadi di Sea Ganes, Mei nanti. ” timpal Coach Nurfitriana, legenda panahan Indonesia.

Menghadapi pesta olahraga multi event Asia Tenggara (SEA Games), PB PERPANI telah mempersiap 10 atlit yang terdiri dari 4 putra (recurve), 2 putri (recurve) dan 3 putra (compound), 1 putri (compound), mereka akan didamping 5 pelatih, Nurfitriyana Saiman, Wahyu Hidayat, Subarno,S.Pd, Jimmy Lantang, Harmaji.

Pada nomor Recurve putra masih tampak trio Olimpiade Tokyo, Riau Ega Agata Salsabila , Arif Dwi Pangestu dan Alviyanto Bagas Prastyadi. Sedangkan di putri kali ini dua atlit senior Diananda Choirunisa dan Titik Kusumawardani absen, tim putri recurve hanya diperkuat Rezza Octavia dan pendatang baru Pande Putu Gina Putri Arista (16 thn) atlit muda asal Papua yang bersinar di PON XX. Satu nama pendatang baru di recurve putra, Lisnawanto Putra Aditya atlit muda potensial asal Jawa Tengah.

Pada nomor Compound disamping Prima Wisnu Wardhana dan Sri Ranti masih menjadi tumpuan Timnas SEA Games, ada dua pendatang baru, Deki Adika Hastian (Jawa Barat), Hendika Pratama Putra (Jawa Tengah).

Pada gelaran SEA Games Manila 2019, Tim Panahan Indonesia berhasil menoreh 2 emas yang diperoleh dari Tim Recurve Putra yang diperkuat, Riau Ega, Hendra Purnama, Arif Dwi Pangestu, dan Individu Recurve Putra disabet Hendra Purnama. Saat itu target yang diberikan kepada PB PERPANI 2 medali emas dan tuntas ditunaikan oleh Riau Ega dkk.

Gimana dengan SEA Games Vietnam ? kabarnya PB PERPANI ditargetkan 4 medali emas, satu pekerjaan yang tidak mudah bagi Manejer Ary Wiranto dkk. Berat karena kali ini Indonesia tidak turun dengan kekuatan penuh, kita kehilangan nomor beregu putri recurve dan compound. Di tim putri Indonesia hanya mengirim 2 orang di nomor revurve dan 1 orang di nomor compound. Berat karena kali ini Indonesia tidak diperkuat pemanah papan atas Deananda Choirunisa (Jawa Timur).

“Pada gelaran SEA Games kali ini Indonesia diperkuat 10 atlet dengan target diharapkan ada empat medali emas. Harapan kami recurve bisa menyumbangkan dua medali emas dan compound dua medali emas,” tutur Mas Ary sambil mengkalkulasi kekuatan tim. ( fw)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Pergantian Sepihak Pengurus DPAC Partai Demokrat Malaka Itu Kudeta Tak Berdarah Untuk Hancurkan Partai di Perbatasan RI -RDTL

15 Mei 2022 - 07:46 WITA

Pemda Malaka Dinilai Langgar Aturan Pempus Terkait Pencopotan 9 Kasek Sekolah Penggerak di Malaka

14 Mei 2022 - 09:23 WITA

RESTITUSI ( Oleh : Ignasius Roy Suyanto Tei Seran, S. Fil. – Pemerhati Perempuan dan Anak Malaka)

12 Mei 2022 - 21:49 WITA

LPA dan Yabiku NTT Bertemu Kapolres Malaka Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Malaka

12 Mei 2022 - 15:57 WITA

Yabiku NTT :  Kasus Kekerasan Terhadap Anak  di Perbatasan RI-RDTL Tamparan  Hebat  Bagi Pemda Malaka

12 Mei 2022 - 11:53 WITA

Trending di Headline