Jelang Penerapan New Norms- Bupati Malaka Minta Warga Tetap.Terapkan Protokol Covid 19

Menjelang penerapan New Norms,tanggal 15 Juni di Kantor-Kantor dan 1 Juli di Tempat Ibadat , Bupati Malaka meminta supaya seluruh warga Malaka tetap disiplin terapkan Protocol Covid 19.

Pasalnya, hingga saat ini sebanyak 65 persen warga Malaka mulai mengabaikan Protocol Covid 19.

Penerapan New Norms dengan kondisi Malaka masuk Zona Hijau bukan berarti pola menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dan jaga jarak terabaikan.

Dinas teknis diharapkan dalam penerapan New Norms ini, tidak boleh berhenti mensosialisasikan aturan protokoler kesehatan kepada warga.

Bupati Malaka , Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun- Kabupaten Malaka- Provinsi NTT, Kamis (11/6-2020)

Bupati menjelaskan terkait pemberlakuan New Norms bagi ASN di kantor -kantor di lingkup Pemkab Malaka, dirinya sudah mendelegasikan tugas kepada Sekda untuk rapat bersama dengan seluruh pimpinan OPD.

Teknis pelaksanaannya, lanjut SBS, akan dilihat kapasitas ruangan dan jumlah pegawai yang ada. Aktifitas bisa dilakukan normal kembali tetapi protokoler kesehatan wajib diterapkan diantara pimpinan dan staf di lingkup kantor bersangkutan.

” Kita amati di lapangan terutama di area pertokoan di Kota Betun, diperkirakan 65 persen warga sudah mengabaikan penggunaan masker.”

“Saya lihat di area pertokoan dan di jalan-jalan, warga sudah tidak gunakan masker. Saya minta Dinas Kominfo supaya tetap sampaikan pengumuman keliling bahwa protokoler kesehatan wajib diikuti,”

Mengenai aktifitas di rumah makan dan pasar-pasar, Bupati SBS mengatakan, boleh dilaksanakan asalkan tetap mengikuti protokoler kesehatan.

“Rumah makan dalam New Normal nanti bisa melayani pengunjung makan di tempat. Tapi tetap atur jarak duduk. Kalau ada yang tidak patuh maka ditegur, bila tidak diindahkan maka akan dicabut ijinnya,”

Sekda Malaka, Donatus Bere, S.H dalam kesempatan yang sama menyampaikan pemahaman warga soal Zona Hijau.

” Warga Malaka dalam pemahaman bahwa Zona Hijau artinya virus corona sudah hilang. Makanya saya sudah sampaikan ke Satpol PP dan instansi teknis agar menyampaikan ke warga bahwa Zona Hijau bukan berarti tidak ada virus. Masker tetap digunakan,  wajib cuci tangan pakai air mengalir dan tetap jaga jarak,”

Mengenai aktifitas di rumah makan, toko-toko, Sekda Donatus mengatakan, akan dikeluarkan surat pemberitahuan kepada pemilik bahwa boleh melayani orang makan di warung asal menaati aturan protokol covid 19. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *