Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHeadlinePolitikRegional

Jangan Dibiarkan Konflik Berkepanjangan – Bupati/Wakil Bupati Harus Kompak Kerja Urus Rakyat

478
×

Jangan Dibiarkan Konflik Berkepanjangan – Bupati/Wakil Bupati Harus Kompak Kerja Urus Rakyat

Sebarkan artikel ini

Malaka – Bupati dan Wakil Bupati jangan dibiarkan bila terjadi konflik berkepanjangan . Bila kedua pejabat itu ada konflik supaya segera didamaikan agar kembali kompak bekerja untuk rakyat.

Permintaan itu disampaikan bakal calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran ( SBS) menjawab pertanyaan wartawan di Haitimuk- Malaka, Senin ( 24/6-2024) terkait hubungan yang kurang hormonis antara Bupati/Wakil Bupati yang kerap konfkik dan kurang harmonis seperti yang terjadi di beberapa Kabupaten di Indonesia belakangan ini.

Menjawab pertanyaan wartawan SBS secara tegas mengatakan Jangan biarkan konflik antara Bupati dan wakil Bupati berkepanjangan karena akan berdampak pada pelaksanaan tugas-tugas dibidang Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan kepada masyarakat.

” Khususnya di Kabupaten Malaka, bila SBS-HMS dipercaya dan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati, kalau terjadi konflik maka jangan dibiarkan berkepanjangan.
Tugas dari tim, segera datang dan damaikan keduanya sesuai kearifan lokal yang dimiliki.
Di Malaka, adat Sabete Saladi mengajarkan kita untuk saling menghormati dan saling menghargai satu sama lain. Oleh karena itu Pemimpin harus memberi contoh dalam hal saling menghargai dan saling menghormati.
Hal itu bukan hanya slogan dan sekedar dibibir tetapi harus dilaksanakan sesuai tradisi adat Malaka yakni sabete saladi”, ujarnya.

SBS mengatakan apapun alasannya Bupati dan Wabup harus kompak dan bekerja sama untuk mengurus rakyat karena bagaimanapun rakyat menaruh harapan kepada pemimpinnya.

Dia mengatakan ada dua hal mendasar yang menjadi perhatian SBS-HMS yakni
rakyat Malaka tidak boleh lapar di tanah yang subur.

” SBS dan HMS sudah berkomitmen untuk berjuang supaya rakyat berkelimpahan makanan di tanah yang subur
Kedua, tidak boleh ada tangis dari keluarga yang meninggal karena tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lantaran tidak ada biaya. SBS-HMS terus berjuang dan berusaha supaya semua biaya untuk kesehatan masyarakat ditanggung pemerintah”, tandasnya. ( boni)