ISKA Sayangkan Beredarnya Konten Penghinaan Simbol Agama

Ditengah semaraknya perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia, umag kristiani merasa terusik dengan beredarnya vidio Uztad Abdul Somad.

Beredarnya konten ceramah Ust Abdul Somad yang isinya melecehkan simbol keKristenan, mendapat reaksi dari berbagai organisasi kristen maupun tokoh gereja.

Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Hargo Mandiraharjo mengatakan Indonesia yang merupakan manifestasi perjuangan bukan saja dibangun oleh satu golongan, namun oleh seluruh anak bangsa yang berbeda suku, etnis, agama dan kepercayaan.

Menurut Hargo, Perbedaan pemahaman teologi merupakan hal yang wajar. Namun bukan alasan yang dibenarkan bila perbedaan tersebut untuk merendahkan dan melecehkan keyakinan yang berbeda.

ISKA menyayangkan beredarnya konten tersebut, terlebih disampaikan oleh seorang tokoh agama yang justru sebenarnya diharapkan memberikan kesejukan dan mampu mengayomi agama dan kepercayaan lainnya.

Beredarnya konten tersebut ke publik mencederai semangat dan usaha menjaga toleransi antar pemeluk agama. Toleransi merupakan modal dasar keberlangsungan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk. Komitmen merawat kebangsaan Indonesia merupakan tanggung jawab moral kita bersama tanpa harus mempertimbangkan kuantitas.

Dalam keyakinan terang iman Katolik maka baiknya seluruh elemen dan umat Katolik untuk bersikap secara proporsional dan bijaksana dalam mensikapi konten tersebut, tutur Hargo.

Untuk itu sebagai Ketua Presidium Pusat ISKA, “kami menginstruksikan kepada jaringan ISKA diseluruh Indonesia untuk bisa ikut aktif mengantisipasi efek negatif yang ditimbulkan akibat beredarnya konten tersebut. Antisipasi bisa dilakukan dengan mengintensifkan komunikasi yang saling menghormati dengan berbagai pihak yang memiliki komitmen kuat merawat kebangsaan Indonesia yang majemuk”, tutur Hargo.

Presidium Pusat ISKA, meminta negara dengan seluruh perangkat yang dimilikinya untuk hadir dalam menyikapi hal ini untuk terciptanya kehidupan berbangsa yang rukun damai dalam kebhinekaan.

Semoga perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 mengingatkan kita untuk terus mengisi perjalanan sejarahnya dengan semangat persatuan dan kesatuan tanpa harus saling melukai dan merendahkan sesama anak bangsa lainnya. (fw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *