Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Intervensi dan Stabilisasi Harga, Pemkot Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah…

65
×

Intervensi dan Stabilisasi Harga, Pemkot Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang, melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), menggelar Gerakan Pangan Murah yang dihelat di Lapangan Dewa Ruci, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Senin, 16 Oktober 2023.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang Hasan, turun langsung meninjau pelaksanaan gerakan pangan murah ini. Hasan mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah dilaksanakan dalam rangka intervensi dan stabilisasi harga bahan pokok.

“Karena ini tanggungjawab kami dari Pemerintah Kota Tanjungpinang, bagaimana memastikan bahan pangan bisa terjangkau semuanya,” ujar Hasan.

Menurut Hasan, Kota Tanjungpinang bukan merupakan daerah penghasil, dengan gerakan ini akan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok di bawah harga pasaran.

“Kita bisa melakukan intervensi terhadap harganya, saya terima kasih kepada Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan yang telah melaksanakan gerakan pangan murah,” tutur Hasan.

Hasan menambahkan, gerakan pangan ini akan terus dilakukan, karena selama menjabat sebagai Pj Wali Kota, dirinya diamanahkan untuk terus menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok.

“Ke depan, kita akan lakukan kegiatan ini lagi, ini sangat membantu masyarakat. Kegiatan seperti ini imbaunya harus lebih gencar lagi, sehingga banyak masyarakat tahu, makanya kita butuh publikasi juga untuk nanti ke depannya supaya bisa lebih ramai,” ujar Hasan.

Sementara itu, Kepala DP3 Kota Tanjungpinang Yoni Fadri mengatakan, pihaknya hadir dalam kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok dan stabilisasi harga.

Menurut Yoni, harga bahan pokok yang dijual di gerakan pangan murah memang jauh dari harga pasaran.

Yoni mencontohkan cabe merah dijual Rp44 ribu per Kilogram (Kg), sedangkan di pasaran Rp50 ribu per Kg. Kemudian cabe hijau hidroponik dijual Rp20 ribu per Kg, sedangkan dipasaran mencapai Rp40 ribu per Kg.

“Saya yakin, ini harga jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang dipasaran,” ujar Yoni.

Yoni mengungkapkan, bahwa kegiatan gerakan pangan murah juga disejalankan dengan kegiatan gerakan biasakan makan protein dan vitamin. Gerakan ini dilakukan supaya anak-anak terbiasa mengkonsumsi protein, buah-buahan dan sayuran.

Sebagai informasi, dalam gerakan biasakan makan protein dan vitamin ini diikutsertakan lebih kurang 100 anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Mereka diberikan buah-buahan, telur dan bubur kacang hijau.

“Kita hadir melibatkan PAUD dan TK sebagai wujud membiasakan untuk selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin dan protein, seperti telur, buah-buahan dan juga sayuran,” tandas Yoni.

Editor: Budi Adriansyah
Sumber: Diskominfo Kota Tanjungpinang