Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Inovasi Mesin Pengering Ikan Asin Tanjungpinang Menuju Prestasi Nasional di GTTGN XXV

42
×

Inovasi Mesin Pengering Ikan Asin Tanjungpinang Menuju Prestasi Nasional di GTTGN XXV

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Tim Teknologi Tepat Guna (TTG) Kota Tanjungpinang telah berhasil masuk dalam nominasi untuk mewakili Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada ajang Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara (GTTGN) XXV pada tahun 2024 yang akan diadakan di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 15 Juli 2024 mendatang.

Bambang Hartanto, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Tim TTG Tanjungpinang.

“Kami sungguh bangga, inovasi mesin pengering ikan asin yang dikembangkan oleh inovator Fitrinaldi dan Dedek Mulyadi berhasil menjadi salah satu nominasi pada tingkat nasional. Ini menjadi bukti komitmen kita dalam mengembangkan potensi daerah melalui teknologi tepat guna,” ucap Bambang pada Rabu, 10 Juli 2024.

Melalui pencapaian ini, Bambang berharap dapat memotivasi inovator lainnya untuk membangun daerah melalui teknologi yang inovatif dan bermanfaat.

“Saya berharap agar masyarakat dapat memberikan doa dan dukungannya agar Tim TTG Kota Tanjungpinang dapat mencapai keberhasilan pada ajang bergengsi tingkat nasional ini,” lanjutnya.

Dukungan dari masyarakat Tanjungpinang sangat dibutuhkan untuk membantu Tim TTG meraih peringkat tertinggi mengingat ini masih pada tahap nominasi dan belum diumumkan peringkatnya.

Salah satu inovator Fitrinaldi, menjelaskan bahwa mesin pengering ikan asin ini merupakan hasil dari pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PBL) di SMK.

“Inovasi ini kami ciptakan dengan tujuan untuk mengoptimalkan hasil laut di Tanjungpinang dan Kepri, dengan menghasilkan ikan asin secara lebih efisien dan hygienis,” jelas Fitrinaldi.

Mesin pengering ini dirancang agar dapat beroperasi secara otomatis selama 24 jam, menjaga kebersihan dan mutu produk serta mudah digunakan oleh masyarakat, termasuk ibu rumah tangga sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Visi kami ke depan adalah untuk menciptakan klaster industri ikan asin yang kami beri nama Kampoeng Ikan Asin. Klaster ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan keluarga serta masyarakat dalam lingkungan sekitar, serta memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya.

Untuk mendukung pengembangan Kampoeng Ikan Asin, kami menjalin kerja sama dengan SMK melalui program BLUD SMK, serta melibatkan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) dan UMKM perbengkelan.

“Kerja sama ini kami harapkan dapat menciptakan program padat karya dengan pendanaan dari berbagai sumber seperti APBN, APBD, CSR, dan bimbingan teknis yang memadai,” tambah Fitrinaldi.

Fitrinaldi sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak termasuk Kepala Sekolah SMK Negeri 3 dan seluruh tim pemko, terutama Kepala Dinas DP3APM Kota Tanjungpinang yang telah memberikan dorongan dan bimbingan luar biasa dalam pengembangan mesin pengering ikan asin.

Dia juga berterima kasih kepada Henky Irawan sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu.(LP3M) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) yang telah memberikan masukan berharga untuk penyempurnaan alat dan dokumen, serta kepada seluruh civitas akademika yang turut membantu dalam proses penyempurnaan ini.

“Syukur Alhamdulillah mesin pengering ikan asin berhasil masuk dalam nominasi TTG nasional. Selama kurang lebih enam bulan, kami telah mempersiapkan diri mulai dari tahapan desain, pembuatan prototype, pengujian alat, hingga pengumpulan hasil. Bagi kami, yang terpenting adalah memberikan yang terbaik, sementara hasil akhirnya kita serahkan kepada yang Maha Kuasa,” tutup Fitrinaldi.

“Kehadiran kami dalam nominasi ini benar-benar membuat seluruh tim merasa sangat gembira. Kami berharap mesin pengering ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kepri,” tandasnya.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Tc