Inilah Pesan Uskup Atambua Dalam Misa Syukur Pelantikan Bapak Hendrik F Bana sebagai Anggota DPRD TTU di Kefamenanu

TTU – Kita berhimpun disini sebagai satu keluarga besar dalam nada syukur karena salah seorang anggota dari keluarga Bana dari Sonaf yang ada disini, dipercaya Tuhan untuk memangku jabatan sebagai wakil dari rakyat Timor Tengah Utara, sebagai anggota DPRD Kabupaten TTU Priode 2019-2023.

Tugas pelayanaan adalah pemberian Tuhan merupakan tugas panggilan dari Tuhan dan kita akan mendengar dalam bacaan-bacaan hari ini.
Kita diingatkan untuk menjaga supaya tidak korupsi, menjaga kesatuan pelayanaan karena ketika para pemimpin tercerai berai pasti juga masyarakatnya akan tercerai berai.

Teks yang dipilih sendiri oleh Bapak Hendrik Bana sendiri diambil dari Yesus sebagai pokok anggur yang rendah hati.
Dari teks ini kita diminta untuk mempersatukan diri kita dengan Tuhan dan mempersatukan diri kita dengan tugas pelayanaan yang Tuhan percayakan kepada kita dan juga mempersatukan diri dengan mereka semua yang kita layani, karena kita semua di panggil untuk menjaga keutuhan Tubuh Tuhan di dunia ini dalam bentuk masyarakat manusia.

“Yang luar biasa mempunyai bobot yang luar biasa kalau memang misa ini ditunjukan kepada mereka yang nanti sudah duduk di gedung dewan tertinggi di kabupaten ini”.

” Saudara dan saudariku terkasih, ada dua kualitas yang bisa kita refleksikan berkaitan dengan tugas delegasi demokrasi untuk tugas DPRD yang ada kaitan-kaitan dengan bacaan kitab suci hari ini. Yang pertama, tentang karakter pribadi kepada dia yang dipercaya Tuhan untuk memimpin. Namun kita bangsa Indonesia sejak berapa waktu lalu sudah mencanangkan pemerintah yang baik, bersih dan berwibawa. Maka tiga hal ini haruslah menetap pada setiap pemimpin. Pemimpin itu bersih, pemimpin itu baik dan pemimpin itu berwibawa.”

Kedua, Seorang pemimpin yang penuh dengan Roh Tuhan.
Roh Tuhan itu menjadikan pemimpin bisa melihat lebih jauh, bisa merasakan lebih jauh, bisa menyerap lebih jauh, bukan pertama-tama untuk diri sendiri tapi untuk kebaikan seluruh umat, seluruh masyarakat yang dibanggakan dan itu luar biasa.
Karena itu Roh Kudus akan menjadikan seorang pemimpin memilki kontrol diri yang baik, kontrol pikiran supaya tidak berfikir yang tidak-tidak.

“Kalau masyarakat itu diawasi dengan aturan-aturan yang jelas maka masyarakatnya pasti hidup tenang, tertib, terarah dan bisa produktif dan inovatif untuk kemajuan daerah itu.
Seorang pemimpin perlu memperhatikan tujuan yang lebih jauh dari kepentingan kepemimpinannya. Disposisi dan dis polibilitas kepemimpinan”.

” Indonesia ini luar biasa kaya. Kekayaan spritual diseluruh dunia tidak ada yang lebih hebat dari Indonesia, dalam agama dan aliran kepercayaan masuk juga. Tidak ada bagsa lain yang sebesar bangsa indonesia untul hal ini.
Yang diharapkan bangsa indonesia menjadi bangsa yang lebih tertib lebih terhormat lebih tertata karna mempunyai hukum yang tertinggi yaitu hukum- hukum Tuhan. Yang seharusnya bisa mencerahi hukum nasional,peraturan- peraturan daerah dan bisa mencerahi kehidupan bermasyarakat.

” Tuntutan supaya pelayanaan kita didalam Tuhan itu bisa terarah karena negara ini hanya untuk sementara, jangan hanya di batas dunia ini tapi yang harus dikelola dengan baik supaya mempersiapkan surga sudah mulai dari dunia ini. Itu yang dinamakan menghasilkan uang di dalam Tuhan. Untuk tugas seorang pemimpin menjadikan masyarakatnya lebih tertata baik jiwanya maupun raganya baik badan nya maupun jiwanya”

” Didalam kehebatan kita selalu terbatas maka kita selalu harus mampu mempersatukan diri dengan Tuhan supaya Tuhanlah yang menggenapi dan menyempurnakan apa yang kita manusia tidak sanggup. Dan sebetulnya keutamaan seorang pemimpin adalah selalu menyadari kelemahan dan keterbatasaannya” . (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *