Inilah Kesan dan Pesan Bupati Malaka Dalam Acara Serah Terima Jabatan Bupati Malaka Masa Jabatan Tahun 2016-2021

Inilah Kesan dan Pesan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam  acara Serah Terima Jabatan Bupati Malaka Masa Jabatan Tahun 2016-2021 Kepada Pelaksana Harian ( Plh) Bupati Malaka  di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka, (17/2-2021 yang disampaikan dengan gaya bertutur.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran yang akrab dipanggil SBS menyampaikan kesan dan pesan selama lima tahun memimpin Malaka.

Kesan pertama, Bupati SBS menyampaikan bahwa   tidak gampang menjadi kepala daerah perdana di daerah baru  karena semuanya  terbatas.

Dalam segala keterbatasan itu, kata SBS dirinya dikuatkan oleh nasihat  Bapak Presiden RI dalam  rapat koordonasi di Istana Negara  yang memberikan penguatan kepada kepada  setiap kepala daerah  untuk fokus  pada dua atau  tiga program kerja dan ternyata di Malaka sudah terapkan hal itu melalui beberapa program strategis.

Kesan kedua, sampai sekarang saya lebih banyak bertindak sebagai guru ketimbang sebagai pejabat negara.

” Saya mendesign untuk memberikan pengayaan  kepada para pejabat untuk bekerja sesuai ketentuan Administrasi negara
Saya belum merasakan sebagai seorang Bupati karena lebih berperan sebagai  seorang guru”

” Dalam bekerja ibaratnya  saya gunakan jumbo jet dan teman-teman pejabat  gunakan baling-baling sehingga dalam kenyataannya banyak yang tidak suka dengan stile dan performance yang saya terapkan dalam bekerja”

” Cita cita kami di Malaka hanya dua saja. Kami bekerja  supaya bisa  dikenang rakyat Malaka dengan membuat sesuatu yang fundamental yang bisa dinikmati rakyat”

” Berkaitan dengan style dan performance saya mau katakan bahwa  tidak ada  kepala daerah  di NTT yang  buat kebun untuk rakyatnya  tetapi SBS-DA buat kebun untuk rakyat”

” Saya harus lakukan hal ini  karen berkaitan dengan kondisi riil yang dihadapi keluarga saya dan masyarakat disekitar saya bahwa kenyataannya kita masih susah dibidang pangan padahal daerah kita sangat subur sehingga tidak elok rakyat itu lapar ditanah yang subur”

” Dari sini saya melihat bahwa orang Malaka itu orangnya  rajin-rajin  tetapi takut membuat terobosan baru”

Kesan Ketiga, Selama memimpin Malaka kita membuat kebijakan untuk melindungi supaya rakyat tidak boleh susah dan sakit melalui program pengobatan yang biayanya ditanggung pemerintah.

” Di Indonesia hanya  ada 38  daerah yang terapkan program ini. Orang yang melakukan itu karena sangat  mencintai rakyatnya”.

” Dalam program dibidang kesehatan itu kita beri perlindungan kepada rakyat dimana rakyat datang berobat dan pemerintah membayarnya”

” Dari penerapan program ini  selama lima tahun terakhir kita lakukan penghematan sebesar Rp 47 Miliyard . Pemda lakukan  penghematan dengan kebijakan ini”

Kesan  Keempat, daerah Malaka itu dari dulu musim banjir selalu digenangi banjir bandang  tetapi sejak tahun  2016  hingga saat ini tidak ada banjir karena untuk  penanganannya ada dua yakni dengan cara  mengatasi penyebab banjir, dan selanjutnya baru melihat efek banjir. Dengan konsep ini kita berhasil atasi banjir di Malaka.

Kesan kelima, Sebagai daerah baru Malaka masih membutuhkan perhatian dibidang pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.Kalau  infrastrukturnya bagus maka akan berdampak untuk kemajuan sektor lainnya karena bisa melancarkan akses rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

” Dalam kampanye Pilkada 2020 saya kunjungi  219 titik kampanye di  121 desa .   Kondisi jalannya sangat  menyedihkan sehingga kita  fokus bangun infrastruktur dengan metode kerja sama”

Kesan kelima, program itu berhasil kalau ditunjang SDM yang memadai . Untuk itu  selama lima tahun terakhir kita   bangun SDM dengan cara menyekolahkan anak-anak Malaka dijenjang pendidikan S1, S2 dan S3 termasuk dokter ahli.

Dalam lima tahun terakhir Bupati SBS menjelaskan sudah ada banyak  perubahan  yang  terjadi di Malaka.

” Tahun 2015 Malaka masih Disclaimer  dan terus dilakukan penataan sehingga mulai tahun 2016, 2017 dan 2018 Malaka berhasil meraih WDP  dan tahun  2019 Malaka berhasil meraih  WTP. Malaka itu WTP berkat kerjasama semua pihak.  Itu sebuah perubahan”

” Dibidang pembinaan dan pendidikan generasi muda, Kabupaten Malaka berhasil menorehkan sejarah baru sebagai penyelenggara terbaik ETMC 2019 dalam sejarah penyelenggaraan ETMC di Provinsi NTT  sekaligus Juara ETMC 2019.  Malaka itu  luar biasa karena menjadikan momentum ETMC 2019   untuk  demonstrasikan kualitas peradaban kita”

” Didalam pengelolaan keuangan daerah  yang  serba terbatas, Malaka termasuk 9 besar pemegang saham terbesar di Bank NTT dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT”

” Hingga tahun 2020 saham kita di Bank NTT sebanyak Rp  62, 5  Miliyard.  Dari penyertaan modal itu  kita dapat dividen untuk PAD  pada  tahun 2020  sebesar Rp 54 Miliyard. Ini  sebuah perubahan”

” Semua capaian diatas terjadi karena ada perubahan Style para pejabat di Malak dan ada budaya kerja yang patut diapresiasi dari para pejabat kita”

Dalam kesempatan yang sama Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyampaikan tiga point pesan.

Pertama,  Sekda dan para  Pejabat harus kerja baik-baik,  jaga kekompakan serta saling mendengarkan.  Budaya kerja yang sudah  ditanamkan selama  lima tahun terakhir supaya tetap digalakkan dan pertahankan hal-hal yang sudah baik.

Kedua, walau saat ini tidak menjabat sebagai Bupati Malaka pesannya supaya saat bertemu atau melhat saya diman saja supaya saling  tegur karena kita adalah  bersaudara

Ketiga, Kepada pimpinan dan anggota  DPRD  agar terus  belajar ilmu administrasi negara sehingga dalam menjalankan tugas dan fungsinya tetap  berpedomankan pada prinsip-prinsip Ilmu Administrasi Negara. Pesan saya, tolong  berlakukan pejabat eksekutif  itu sebagai mitra bukan sebagai bawahan.

Acara Serah Terima Jabatan Bupati Malaka Masa Jabatan Tahun 2016-2021 Kepada Pelaksana Harian ( Plh) Bupati Malaka  di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka, (17/2-2021) dihadiri Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran bersama Anggota DPRD Malaka, Markus Baria Berek, Kepala Perangkat Daerah,  Camat, TP PKK Kabupaten Malaka, Unsur TNI – Polri  dan Rohaniwan

Acara serah terima itu ditandai Doa dan pembacaan berita acara serah terima jabatan dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada Plh Bupati Malaka, Donatus Bere . ( boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *