Inilah Garis Besar Rancangan APBD Kabupaten Malaka Tahun Anggaran 2020 Yang Disampaikan Bupati Malaka Dalam Sidang III DPRD Kabupaten Malaka   

Malaka- Inilah garis besar RAPBD Kabupaten Malaka tahun anggaran 2020 yang disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria pada Pidato Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Tahun Anggaran 2020 dalam Sidang III DPRD Kabupaten Malaka di Betun, Senin (11/11-2019)

PENDAPATAN DAERAH
Pendapatan daerah secara keseluruhan sebesar Rp.842.317.126.640,- mengalami penurunan sebesar (Rp.11.100.463.475,-) atau (1 persen) dengan perincian sebagai berikut:
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dianggarkan sebesar Rp.52.138.625.967 atau naik sebesar Rp.960.812.525,- (2 persen) dibandingkan APBD Tahun Anggaran 2019 yaitu sebesar Rp.51.177.813.442.
Dana Perimbangan dianggarkan sebesar Rp.641.214.918.000,- atau turun (Rp.14.533.698.000,) atau (2 persen) dari APBD tahun 2019 sebesar Rp.655.748.616.000,00. Penurunan tersebut terjadi karena adanya pengurangan DAK. Di mana prinsip pengelolaan DAK yang tidak bersifat final dan berbasis kinerja, menuntut kemampuan pengelolaan yang lebih kredibel dan taat waktu, dengan memperhatikan siklus anggaran yang sudah ditetapkan.
Dengan demikian kepercayaan Pemerintah Pusat akan tetap terjaga, dan alokasi DAK diharapkan meningkat dari waktu ke waktu.
Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah dianggarkan sebesar Rp.148.963.582.673,- atau naik sebesar Rp.2.472.422.000,- (2 persen) dari APBD tahun 2019 sebesar Rp.146.491.160.673,-

BELANJA DAERAH
Dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2020, belanja daerah dianggarkan sebesar Rp.892.130.896.231, atau mengalami penurunan sebesar Rp.16.677.505.687,- (2 persen), jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp.908.808.491.819,-

Perincian belanja daerah sebagai berikut:

Belanja tidak langsung direncanakan sebesar Rp.514.357.697.581,- atau naik sebesar Rp.49.993.605.825,- (10 persen), dengan perincian sebagai berikut:
Belanja Pegawai dianggarkan sebesar Rp.304.140.773.872,- mengalami kenaikan sebesar Rp.20.340.665.016,- jika dibandingkan dengan anggaran pada APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp.283.800.108.856,- Kenaikan ini untuk bantuan pendanaan penggajian P3K sebesar Rp.6.610.852.000, bantuan pendanaan penyetaraan (SILTAP) kepala desa dan perangkat desa sebesar Rp.10.913.981.000,- pembayaran gaji bulan 13 dan bulan 14 pada tahun 2020, serta membiaya formasi CPNSD tahun anggaran 2020.
Belanja Hibah dianggarkan sebesar Rp.27.800.000.000,- atau naik sebesar Rp.20.075.400.000,- dari anggaran tahun 2019 sebesar Rp.7.724.600.000. Kenaikan ini terjadi karena kebutuhan penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak tahun 2020.

Belanja bantuan sosial dianggarkan sebesar Rp.3.200.000.000,- mengalami penurunan sebesar (Rp.3.379.456.000,-) dari tahun 2019 sebesar Rp.6.579.456.000,-.
Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa dianggarkan sebesar Rp.173.310.657.200,- atau naik Rp.16.794.797.700,- dari anggaran tahun 2019 sebesar Rp.156.515.859.500,-.

Belanja Tidak Terduga dianggarkan sebesar Rp. 4.000.000.000, dengan mempertimbangkan Kabupaten Malaka sebagai daerah rawan bencana banjir.
Proporsi belanja tidak langsung terhadap belanja secara keseluruhan sebesar 57,65 persen.

Belanja Langsung dianggarkan sebesar Rp.377.773.288.650 atau turun sebesar Rp.66.671.111.512 atau 18 persen, jika dibandingkan dengan APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp.444.444.400.135,-.
Proporsi alokasi belanja langsung terhadap belanja secara keseluruhan sebesar 42,35 persen.

PEMBIAYAAN DAERAH
Penerimaan Pembiayaan Daerah.
Penerimaan pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp.69.813.859.591.
Pengeluaran Pembiayaan Daerah.
Dialokasikan anggaran sebesesar Rp.20.000.000.000 terdiri dari Penyertaan Modal tahun ke empat pada Bank Pembangunan NTT sebesar Rp.10.000.000.000, dan Pembentukan dana cadangan untuk penyelenggaraan PILKADA 2020 sebesar Rp.10.000.000.000, dan tambahan anggaran sebesar Rp. 5.800.000.000. Dengan demikian total kebutuhan dana untuk penyelenggaraan PILKADA Malaka tahun 2020 sebesar Rp. 25.800.000.000. (boni atolan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *