Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineOlahraga

Ini Kata Wagub NTT, Usai NTT-NTB Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah PON 2028

19
×

Ini Kata Wagub NTT, Usai NTT-NTB Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah PON 2028

Sebarkan artikel ini

JAKARTA: Musyawarah Nasional Luar Biasa (Musornaslub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang dilangsungkan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, 12-13 September 2022, akhirnya sepakat menetapkan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional tahun 2028, dilangsungkan di provinsi NTT dan NTB.

Seluruh KONI Provinsi yang hadir, sepakat menjadikan NTT dan NTB sebagai penyelenggara bersama Pekan Olahraga Nasional ke XXII.

Gabungan kedua provinsi kepulauan tersebut ditetapkan sebagai penyelenggara bersama, karena dalam biding yang dilakukan KONI hanya kedua provinsi tersebut yang memasukan pendaftaran dengan semua persyaratannya.

Semula ada gabungan provinsi Sulawesi Tengah dan Gorontalo yang berkeinginan mengikuti konstestasi sebagai tuan rumah PON XXII. Kedua provinsi ini terlambat mendaftar hingga batas waktu yang ditentukan KONI.

Sebagai informasi PON XXI tahun 2024 akan dilaksanakan di provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Ini merupakan kali pertama PON dilselenggarakan oleh dua provinsi.

“PON XX dilaksanak di ujung timur Indonesia, XXI di ujung barat, dan XXII giliran kami Indonesia tengah,” tegas Josef Nae Soi Ketua KONI provinsi NTT.

Sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah bersama, NTT dan NTB memaparkan rencana persiapan, penentuan klaster dan venue yang akan dipakai kelak.

Peserta Musornaslub cukup terkesima dengan keindahan dan potensi wisata keduanya. NTB dikenal dengan ikon Mandalika, sedangkan NTT dikenal dengan wisata premium Labuan Bajo. Walaupun peserta Musornaslub sepakat, namun ada beberapa pekerjaan rumah atau catatan yang harus dipenuhi kedua provinsi tersebut.

Pelaksanaan PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara bisa menjadi pelajaran bagi NTB dan NTT, karena ini pertama kalinya PON diselenggarakan oleh dua provinsi di ujung barat Indonesia.

Ketua Umum KONI Letjen TNI (pur) Marciano Norman dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTT yang menampilkan presentasi ditambah penampilan tim kesenian NTT yang sangat memukau.

“Kita rasanya tidak sabar menunggu setelah PON Aceh-Sumatera Utara, dan segera mengalihkan pandangan kita ke NTB dan NTT, untuk PON XXII yang akan dilaksanakan nanti,” tegas Marciano dalam sambutan penutupan Musornaslub.

Sementara Ketua KONI NTT Josef Nae Soi usai acara Musornaslub, menyampaikan terima kasih kepada seluruh KONI provinsi yang telah mendukung NTT dan NTB menjadi tuan rumah PON 2028.

“Kami akan melakukan yang terbaik dari PON terdahulu, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan KONI demi suksesnya PON XXII tahun 2028,” tegas Josef yang juga menjabat Wakil Gubernur NTT.

Walaupun pelaksanaan nanti di NTT dan NTB, Josef Nae Soi memastikan untuk acara pembukaan nanti akan dilaksanakan di Kupang, NTT. Demikian halnya dengan pembagian jumlah cabang olahraga, akan dibahas kedua KONI provinsi kelak. ( fw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *