Menu

Mode Gelap

Headline · 16 Mei 2022 13:51 WITA

Hasil Cabor Panahan Sea Games Vietnam: Meski Pemanah Compund Perorangan Tumbang, Peluang Masih Tersisa Men dan Mixed Team.


					Hasil Cabor Panahan Sea Games Vietnam: Meski Pemanah Compund Perorangan Tumbang, Peluang Masih Tersisa Men dan Mixed Team. Perbesar

Hanoi: Cabang Olahraga (Cabor) Panahan Sea Gaes ke-31 Vietnama hari ini memulai babak eliminasi pada divisi Compound. Pada babak 1/8 divisi Compound Indonesia meloloskan 2 atlit putra dan 1 atlit putri. Atlit senior asal DI Yogyakarta Prima Wisnu Wardhana kali ini didampingi pendatang baru dari Jawa Barat Deki Adika Hastian. Sedangkan di nomor putri satu-satunya atlit senior asal Jawa Barat Sri Ranti, karena di putri Indonesia hanya menampilkan Sri Ranti.

Pada babak 1/8 final Prima Wisnu Wardhana tumbang saat bertemu Lee Chung Hee Alan (Singapore) dengan skore tipis 138-139. Sedangkan Deki Adika Hastian kandas saat bertemu Van Day Nguyen (Vietnam) dengan skore 138-143.

Indonesia sempat menaruh harapan pada satu-satunya atlit putri yang ditampilkan pada Sea Games Vietnam Sri Ranti. Mojang Priangan tampil percaya diri mentudahi perlawanan Phone Kamkeo (Laos) dengan skor 143-137. Namun di babak 1/4 langkah Sri Ranti kandas ditangan pemanah Singapore Madeleine Ong Xue Li dengan skore 134-136.

Dengan hasil ini maka harapan Indonesia untuk mendulang emas di divisi Compund tersisa di nomor Men Team, dimana trio pemanah Indonesia yang terdiri dari Prima Wisnu Wardhana, Deki Adika Hastian, Hendika Pratama Putra akan menantang trio pemanah asal Myanmar, Kyaw Thiha Oo, Nay Myo Aung, Zin Thu Rain Mhu di babak 1/4 final.

Satu lagi peluang Indonesia masih tersisa di nomor Mixed Team, Indonesia akan menurunkan duet atlit senior Prima Wisnu Wardhana dan Sri Ranti. Indonesia akan tampil di babak 1/4 final melawan duet pemanah Vietnam Thi Hai Chau Nguyen dan Trung Hieu Tran.

Menyikapi tumbangnya atlit di nomor Individu Compound, Manejer Timnas Panahan Ary Koeswiranto menilai kekuatan panahan di Kawasan Asia Tenggara sudah sangat merata. Untuk itu ketenangan saat bertanding dan jam terbang juga menjadi faktor penting. Pengalaman bertanding memegang peranan.

Lanjut Ary, ketenangan atlit dalam menghadapi papan score saat atau pada saat tertekan dengan score berada di bawah lawan tidak mudah, butuh pembelajaran dari banyaknya frequensi pertandingan yang diikuti. ( fw)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Malaka  Desak Bupati Simon  Segera Copot 4 Plt Kadis/Kaban  di Lingkup Pemkab Malaka

27 Juni 2022 - 18:44 WITA

Dinas PU Malaka Survey 5 Titik Rawan Longsor Pada Ruas Jalan Fatubesi – Fatuknutuk – Malaka Untuk Segera Diperbaiki

27 Juni 2022 - 13:00 WITA

Dukung Shalahuddin, Polce Kia Ajak Asprov PSSI Kalteng Utamakan Kerjasama.

27 Juni 2022 - 10:56 WITA

Penyelesaian Proyek Rehab Rujab Bupati Malaka Rp 2,1 Milyar Diduga Tanpa Addendum

27 Juni 2022 - 07:59 WITA

Bertolak ke Jerman, Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G7

27 Juni 2022 - 00:12 WITA

Hasil Lengkap Paris 2022 Hyundai Archery World Cup Stage 3 World Archery.

26 Juni 2022 - 23:58 WITA

Trending di Headline