Hanya di Malaka – NTT , Jalan Hotmix Jalan Selatan Pulau Timor Berlumpur dan Berdebu

Hanya di Kabupaten Malaka – Provinsi NTT jalan raya hotmix yang melintasi jalur utama Selatan Pulau Timor masih terlihat berlumpur dimusim penghujan dan berdebu disaat panas dan tidak hujan.

Kondisi seperti diatas masih ditemui di ruas jalan yang melintasi Wilayah Desa Motaulun – Kecamatan Malaka Barat dan Desa Kleseleon – Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka.

Para pengguna jalan yang melintasi ruas jalan itu harus ekstra hati-hati karena disaat hujan lumpur bertebaran di badan jalan dan sangat licin sehingga sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan itu.

Saat panas dan tidak hujan, debu beterbangan sepanjang ruas jalan itu sehingga sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan termasuk debu beterbangan ke rumah-rumah warga yang ada disepanjang jalan itu sehingga sangat berbahaya untuk kesehatan warga setempat.

Alfons Seran, Warga Malaka Barat kepada wartawan  di Motaulun, Jumat (11/6-2021) mengatakan sangat terganggu saat melintas di ruas jalan Motaulun – Kleseleon dalam tiga hari terakhir karena pada badan jalan terlihat masih berlumpur dan licin .

” Saya lihat masih ada sisa material banjir yang masih ada diatas badan jalan sehingga saat musim penghujan berlumpur dan sangat mengganggu kenyamanan perjalanan”

” Tadi saat melewati jalan sepanjang desa Motaulun menuju depan Gereja Katolik Kleseleon kendaraan harus antri untuk bisa jalan karena badan jalan penuh lumpur dan sangat licin”

Hal senada disampaikan Frans, Warga Desa Motaulun.

” Saya lihat pengendara sepeda motor yang melintasi jalan sepanjang Desa Motaulun hingga Desa Kleseleon harus ekstra hati-hati karena sangat rawan kecelakaan”

” Ini ruas jalan utama yang menghubungkan Selatan Pulau Timor menjadi nadi utama tranportasi masyarakat namun kurang mendapatkan perhatian pemerintah”

” Saya sering melihat para pejabat dari kabupaten baik eksekutif dan legislatif setiap hari melewati ruas jalan ini tetapi tidak ada upaya-upaya konkrit untuk pembersihan lumpur diatas badan jalan tersebut”

” Kalau saat hujan jalannya berlumpur seperti saat ini dan saat cuaca panas jalannya berdebu. Debunya beterbangan kemana-mana padahal sepanjang ruas jalan itu ada pemukiman warga dan fasilitas umum lainnya seperti gereja dan sekolah”

” Kita meminta pemerintah untuk mengurusi lumpur-lumpur itu agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat yang menggunakan jalan itu”

Kadis PUPR Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. ( boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *