Gubernur NTT Minta Warga Makan Kelor

Malaka – Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat meminta masyarakat provinsi NTT agar membiasakan makan kelor.

Kita harus senang karena di daerah ini mudah ditumbuhi kelor. Ditempat kita tumbuh gratis.

Saya minta satu keluarga di NTT wajib dan harus tanam 5 pohon kelor dan saya akan cek saat perjalanan ke daerah kalau ada keluarga yang tidak tanam kelor maka dia itu orang asing dan bukan orang NTT.

Saya minta ini harus benar-benar menjadi propaganda NTT untuk makan kelor .

Ini pohon ajaib kita bisa makan daun dan makan biji. Kita tidak perlu minum susu karena kasiatnya lebih dari minum susu.

Permintaan itu disampaikan Gubernur NTT saat memberikan arahan dalam acara kunjungan kerja di Kabupaten Malaka, Minggu ( 9/2-2020) malam tadi.

Gubernur menjelaskan bahwa Kelor perlu diintervensi karena kelor itu pohon ajaib.

” Pohon ajaib itu bukan gubernur yang bilang. Tetapi yang bilang Badan Kesehatan Dunia waktu mereka lakukan penelitian di Afrika untuk menyelesaikan gizi buruk yang diselamatkan dengan kelor”.

“Daun kelor itu mereka namakan pohon ajaib karena didalam pohon itu ada daun yang proteinnya sangat tinggi mengalahkan susu sekalipun”.

“Perubahan dan kampanye besar harus dilakukan di Provinsi ini agar masyarakat NTT harus mengkonsumsi kelor karena dunia ini hanya bisa berubah kalau anak-anak makan makanan bergizi”.

“Walau kita sediakan sarana dan guru hebat tetapi kalau anak tidak makan bergizi maka anak itu tidak akan serap pelajaran dengan baik”

” Di Jakarta dan Eropa mengkonsumsi kelor itu menjadi trend tersendiri. Kelor ini tidak bisa tumbuh di negara-negara dengan empat iklim. Hanya bisa di tempat tropis sehingga kita harus bersyukur bisa ditumbuhi pohon ajaib itu ”

” Kita bersyukur Malaka jadi satu tempat terbaik di Provinsi NTT untuk kita budidaya dan menanam kelor”

” Saya minta Malaka harus jadi model Kabupaten Kelor di NTT. Semua desa dan kecamatan harus ada kelornya”

” Saya minta kepada Bupati dan para alim ulama supaya mengkampanyekan hal ini terutama bagi para wanita sebelum nikah harus konsumsi kelor”

” Saya berbicara ulang-ulang manfaat kelor karena ini hasil penelitian WHO. Kita di NTT karena kelor tumbuhnya liar maka orang lebih suka makan kangkung, sayur putih atau aneka sayur lainnya padahal kelor nilai gizinya sangat tinggi”

” Kita harapkan dengan gerakan ini generasi NTT tidak pernah stunting karena mengkonsumsi makanan bergizi”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *