Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Gerakan Pangan Murah DP3 Tanjungpinang Hadir Menjelang Idul Adha: Warga Antusias Borong Bahan Pokok

49
×

Gerakan Pangan Murah DP3 Tanjungpinang Hadir Menjelang Idul Adha: Warga Antusias Borong Bahan Pokok

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota.Tanjungpinang melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya untuk menstabilkan kebutuhan bahan pokok menjelang lebaran Idul Adha yang akan datang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, dimulai pada Selasa 4 Juni 2024 di samping Halaman Kantor Camat Tanjungpinang Kota.

Untuk dua hari berikutnya, GPM akan berlangsung di tempat yang berbeda yaitu pada Rabu besok akan dilaksanakan di Ganet Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang dan pada Kamis di Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari.

Menurut Robert Lukman, Kepala DP3 Tanjungpinang, kegiatan GPM direncanakan sebanyak 10 kali, yang terakhir sudah terlaksana 4-5 kali, dan dalam bulan ini direncanakan akan dilakukan sebanyak tiga kali menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Ini memang kita agendakan untuk menghadapi hari besar keagamaan untuk menstabilkan kebutuhan harga pangan karena beberapa minggu belakangan ini harga fluktuasi mengalami peningkatan,” jelas Robert.

Kegiatan GPM dimulai sejak pukul 07:30 WIB pagi dan dalam hitungan jam saja warga yang hadir telah memborong kebutuhan pokok terutama cabai dan beras.

Harga bahan pokok dalam GPM ini di antaranya untuk beras SPHP seharga Rp58 ribu per kg, Beras Premium Bulog seharga Rp65 ribu untuk 5 kg, gula pasir merek Maniskita seharga Rp14 ribu per kg, daging kerbau beku seharga Rp80 ribu per kg, minyak goreng seharga Rp13 ribu per liter, tepung terigu seharga Rp7.500 per kg, Beras Gajah Merah seharga Rp74 ribu untuk 5 kg, Beras Anak Koki seharga Rp64 ribu untuk 5 kg, Bawang Putih seharga Rp32 ribu per kg, Bawang Merah seharga Rp24 ribu per kg, Kentang seharga Rp14 ribu per kg, Wortel seharga Rp16 ribu per kg, dan telur ayam seharga Rp50 ribu per papan.

Robert menambahkan bahwa harga tersebut sudah disubsidi sebesar Rp1.500 hingga Rp2.000 dibawah harga pasar. Sedangkan untuk cabai, harganya tergantung dari pemasok.

Dalam kegiatan GPM ini, stok cabai berasal dari luar kota mengingat beberapa waktu terakhir terjadi hujan. Selain itu, ada beberapa bahan pokok yang berasal dari Bulog, Hypermart, dan Sari Mart.

Warga yang hadir sangat antusias dalam membeli bahan pokok, sehingga minyak cabai, beras, dan gula sudah ludes terjual sejak pagi hari.

Editor: Budi Adriansyah