Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

drg.Putih Sari Gelar Sosialisasi Gerakan masyarakat Hidup Sehat Dalam Sosialisasi Pengobatan Hepatitis

48
×

drg.Putih Sari Gelar Sosialisasi Gerakan masyarakat Hidup Sehat Dalam Sosialisasi Pengobatan Hepatitis

Sebarkan artikel ini

JABAR – drg.Putih Sari.anggota komisi IX DPR RI bekerja sama dengan,Direktorat pencegahan dan Pengendalian menular, Direktorat pencegahan dan pengendalian kementrian kesehatan RI.
Menggelar sosialisasi Gerakan masyarakat hidup sehat,dalam mesosialisakan pengobatan Hepatitis yang di gelar di Desa Sukajaya Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta Jawabarat.

Sosialisa sudah berjalan di beberapa titik di kabupaten Purwakarta,yang di laksanakan oleh drg.Putih Sari.mensosialisasikan tentang upaya pencegahan dan penanggulangan nya,sosialisasi tersebut sangat penting untuk di sampaikan kepada setiap masyarakat guna penting nya untuk melalui perilaku hidup sehat.
Seperti yang di sampaikan oleh.Dedi Supratman staf ahli drg.putih sari.
Pihak nya mengingatkan sekaligus mengkampanyekan melalui pencegahan terkait penyakit virus Hepatitis,terdap masyarakat terutama kepada ibu hamil dan balita nya.melalui mengkampanyekan upaya vaksinasi,agar bayi baru lahir dapat di lakukan vaksinasi agar bayi tetap dengan kondisi sehat.jles Dedi.

 

Inpormasi yang sampaikan oleh dr.Paca.dari kementrian kesehatan pusat, tingkat penderita Hepatitis yang saat ini di Indonesia sangat tinggi terhadap penderita Hepatitis tersebut hingga mencapai angka 7,1 persen untuk Hepatitis B nya,sementara untuk tingkat Hepatitis C capai 2 persen dan untuk di Jawa barat capai 1 persen hal itu angka yang cukup tinggi berikut juga tingkat angka kematian nya cukup tinggi yang di sebabkan oleh penderita Hepatitis.
Semetara dari 5 macam Hepatitis ABCD dan e,yang paling banyak menjadi kerugian negara itu dari Hepatitis B dan C hingga capai tingkat kematian bagi penderita nya cukup tinggi di antara virus yang lain.
Untuk upaya pencegahan melalui pola hidup sehat hindari dari jarum suntik yang tida steril kemudian hindari dari bahaya seksual,dan selama ini pemerintah sudah melakukan upaya pencegahan penularan melalui program.imunisasi Hepatitis B dan melalui pemeriksaan di setiap rumah sakit dan Puskesmas Puskesmas yang ada di setiap daerah,,jelas nya. ( Ad pwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *