dr. Windhy : Berharap Segera Selesai Studi Untuk Kembali Mengabdi di Malaka

Surabaya – dr. Maria Stephani Singkali yang akrab dipanggil dr Windhy merupakan salah satu dari tiga dokter yang mendapatkan kesempatan mendapatkan bea siswa dari Pemkab Malaka melanjutkan pendidikan dokter ahli mengaku sangat senang dan bisa mendapatkan kesempatan dari Pemkab melanjutkan studi melalui program pemerintah.

dr Windhy yang saat ini menyandang status sebagai mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Air Langga (UNAIR) Surabaya Jurusan : Anestesiologi dan Terapi Intensif itu mengaku sangat senang karena hingga tahun kedua (semester 4 ) masa studinya di Surabaya berjalan lancar sesuai harapannya.

“Harapan saya hanya satu yakni segera menyelesaikan studi dan kembali mengabdi sebagai seorang dokter di Kabupaten Malaka”, beber dr Windhy kepada wartawan dari Surabaya, Minggu (25/8-2019).

Kepada wartawan dr Windhy mengaku sangat senang bisa mendapatkan kesempatan dari pemerintah Kabupaten Malaka untuk melanjutkan pendidikannya sebagai dokter specialis.

“Ini peluang emas yang diberikan Bupati Malaka kepada para dokter yang mengabdi di Malaka untuk melanjutkan studi dibidang dokter specialis dan saya sangat senang bisa memanfaatkan peluang itu, apa lagi saya juga mendapatkan dukungan dari orang tua”

“Dalam berbagai pertemuan Bupati Malaka, Bapak dokter Stef selalu memberikan dorongan dan semangat bagi semua dokter yang mengabdi di Malaka supaya bisa menempuh studi sebagai dokter specialis dan saya sangat termotivasi dengan dorongan beliau dalam setiap pertemuan dengan para dokter di Malaka”

” Dokter Stef sebagai Bupati Malaka ternyata sangat peduli dengan pembangunan dibidang kesehatan termasuk pembangunan SDM para dokter dan tenaga kesehatan di Malaka melalui program beasiswa yang digelar”

” Saya pribadi mengakui Bupati SBS sebagai sumber inspirasi bagi para dokter dan seluruh tenaga kesehatan di Malaka terkait pembangunan dibidang kesehatan”

“Bagi saya, dokter Stef itu selain sebagai Kepala Daerah juga sumber inspirasi, motivator dan seorang pemimpin yang Visioner yang mampu mendeteksi setiap persoalan dan kebutuhan rakyat di Malaka dan benar-benar mengeksekusinya”

“Salah satu pemikiran beliau yakni bagaimana pembangunan dibidang kesehatan sangatlah penting untuk memajukan daerah ini melalui penataan SDM yang handal seperti menyekolahkan para dokter dibidang specialis”

“Bagi saya pribadi hal ini sangat luar biasa karena Malaka masih tergolong daerah baru tetapi mampu membuat terobosan-terobosan baru dan cerdas untuk kemajuan daerah ini. Semuanya itu hanya bisa terjadi karena sentuhan tangan dingin seorang dokter Stef yang saat ini memimpin Malaka”

” Saya datang di Malaka bulan September tahun 2014 dan mengabdi di RSPP Betun dengan kekuatan dokter umum saat itu hanya lima orang tetapi saat ini jumlahnya banyak sekali termasuk di puskesmas-puskesmas dilayani tenaga dokter yang bertugas disana”

” Sebagai seorang dokter dan PNS di Malaka saya senang bisa manfaatkan peluang lanjutkan kuliah dibidang specialis. Pemberian bea siswa oleh Pemda Malaka sangat membantu sekali sehingga bisa lanjutkan kuliah dokter specialis”.

” Saat ini saya sudah semester 4 dari 10 semester program Anastesi di Unair Surabaya”.

” Di benak saya hanya satu, segera selesai sekolah dan segera kembali mengabdi karena di Malaka belum ada tenaga dokter ahli Anastesi yang menetap tetapi hanya kontrak”.

” Pesan saya kepada teman-teman dokter umum yang lagi mengabdi di Malaka agar tidak ragu melanjutkan studi dibidang specialist selagi ada peluang dan program beasiswa dari Pemda Malaka”

” Kalau kita sudah kerja dan mau kuliah lagi itu rasanya capek tetapi itu sifatnya hanya sementara.
Setelah dijalani ternyata enjoy juga karena bisa menyesuaikan dengan lingkungan dan lembaga pendidikan dimana kita sekolah” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *