Menu

Mode Gelap

Nasional · 21 Apr 2022 13:35 WITA

Dr Nando Seran : Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan Dalam Meredam Konflik


					Dr Nando Seran : Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan Dalam Meredam Konflik Perbesar

Mahasiswa harus berperan menjadi agen perubahan dalam meredam konflik ditengah masyarakat terutama dalam menghadapi hajatan politik nasional pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 termasuk Pemilihan Kepala Desa Serentak 2022 yang digelar akhir tahun ini.

Memasuki tahun politik tidak boleh ada kekacauan tetapi perlu ada kedamaian ditengah masyarakat . Jangan buat keonaran dalam situasi politik . Perbedaan itu boleh karena hal tersebut merupakan hak dan pilihan masing-masing. Jangan karena berbeda kita berkelahi.
Orang Malaka jangan berkelahi karena berbeda pilihan.

Dalam konteks itu seorang mahasiswa harus berperan sebagai agen perubahan untuk menciptakan kedamaian agar tidak tercipta konflik yang merugikan semua pihak.

Permintaan itu disampaikan Kaban Kesbangpol Kabupaten Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, SH, M.Hum saat menyampaikan Kuliah Terbuka dihadapan Dosen dan Mahasiswa STISIP Fajar Timur di Kampus Haitimuk-Malaka- Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis ( 21/4-2022).

Dr. Nando mengatakan kehadirannya di dunia kampus merupakan implementasi dari
Program Kesbangpol Kabupaten Malaka, sesuai Instruksi Mendagri untuk melakukan pembinaan politik di kampus-kampus, Parpol dan Ormas-Ormas di lingkup Pemkab Malaka dalam rangka pemilu dan pilkada serentak 2024 termasuk Pilkades serentak tahun 2022.

Dalam konteks diatas kata Dr Nando, mahasiswa harus diberi pencerahan dan pemahaman yang benar agar bisa menjadi agen perubahan di masyarakat.

” Tujuan politik bukan menciptakan musuh tetapi kesejahteraan masyarakat .
Untuk itu kita semua harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban selama pemilu, pemilukada 2024 dan pilkades serentak Malaka 2022″, bebernya.

” Walau berbeda pendapat tetapi tetap satu. Tidak boleh ciptakan konflik yang merugikan masyarakat banyak”,

” Khususnya dalam pelaksanaan Pilkades, dihimbau kepada seluruh komponen masyarakat agar mengambil peran seperti gereja , adat dan pemerintah setempat ( tri logi 3 tungku harus dibangun)” .

” Kita himbau kepada semua komponen masyarakat untuk bersinergy mengedukasi rakyat. Tugas kita harus berbuat baik. Kita bisa larut tetapi tidak terhanyut. Kita boleh bergaul dengan pencuri tetapi tidak boleh mencuri”

“Saling caci maki, tindakan anarkis, harus dihindari karena itu bukan cerminan peradaban kita”

Menjawab pertanyaan para dosen dan mahasiswa dalam sesi diskusi terkait maraknya informasi hoax di media Sosial, Dr Nando mengingatkan supaya semua pihak harus bijak menggunakan medsos.

” Informasi hoax yang disebarkan melalui media sosial yang berisi ujaran kebencian dan fitnah bisa dibawa ke ranah hukum sehingga kita semua berkewajiban untuk menangkal informasi hoax dengan tidak membuat dan menyebarkannya di medsos karena bisa terjerat Pidana dan ITE” (boni)

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 258 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Pergantian Sepihak Pengurus DPAC Partai Demokrat Malaka Itu Kudeta Tak Berdarah Untuk Hancurkan Partai di Perbatasan RI -RDTL

15 Mei 2022 - 07:46 WITA

Pemda Malaka Dinilai Langgar Aturan Pempus Terkait Pencopotan 9 Kasek Sekolah Penggerak di Malaka

14 Mei 2022 - 09:23 WITA

RESTITUSI ( Oleh : Ignasius Roy Suyanto Tei Seran, S. Fil. – Pemerhati Perempuan dan Anak Malaka)

12 Mei 2022 - 21:49 WITA

LPA dan Yabiku NTT Bertemu Kapolres Malaka Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Malaka

12 Mei 2022 - 15:57 WITA

Yabiku NTT :  Kasus Kekerasan Terhadap Anak  di Perbatasan RI-RDTL Tamparan  Hebat  Bagi Pemda Malaka

12 Mei 2022 - 11:53 WITA

Trending di Headline