Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Dewan Kehormatan DPD PD NTT Antara ada dan Tiada – Harus Buat Telaahan  Soal Kegaduhan  Dalam Tubuh  Partai Demokrat NTT Untuk Dilaporkan ke Pusat

61
×

Dewan Kehormatan DPD PD NTT Antara ada dan Tiada – Harus Buat Telaahan  Soal Kegaduhan  Dalam Tubuh  Partai Demokrat NTT Untuk Dilaporkan ke Pusat

Sebarkan artikel ini

Dewan Kehormatan Daerah Partai Demokrat NTT  dibawah  kepemimpinan  Bapak Drs Emanuel Babu Eha (Ketua),  Wakil Ketua Dra.Mien Hadjon Pattymangoe,Sekretaris : Drs Frans Kape dan Anggota Drs.Stefanus Mone Kaka diminta membuat telaahan terhadap Perilaku  Ketua DPD PD NTT, Leo Lelo dan Pengurus dalam Muscab serentak DPC Kabupaten /Kota Se-Nusa Tenggara Timur karena dinilai sudah membuat kegaduhan dan perpecahan di tubuh partai Demokrat.

Telaahan itu sangat penting untuk mengetahui persis akar persoalan  terjadinya kegaduhan dalam tubuh Partai Demokrat termasuk tawaran solusi yang harus disampaikan ke DPP Partai Demokrat.  Hal itu dimaksudkan untuk mengelimir korban-korban  salah kebijakan yang dilakukan DPD Partai Demokrat  NTT pimpinan Leo  Lelo.

Demikian intisari pendapat yang dihimpun dari kader dan Ketua DPAC PD  yang dipecat akibat  salah urus Partai  Demokrat yang dipimpin Ketua DPD PD NTT, Leo Lelo, Senin ( 30/5-2022).

Ketua  Demisioner DPAC   PD Kecamatan  Botin Leobele, Loenidas Tae  kepada wartawan meminta supaya Dewan Kehormatan Daerah PD NTT harus proaktif, bekerja untuk membuat kajian dan telaahan  tekait kemelut yang sementara terjadi dan berpotensi menghancurkan Partai Demokrat di Provinsi NTT.

” Ini tidak bisa dibiarkan karena menurut pandangan saya ada upaya yang sistimatis dari oknum-oknum pengurus  DPD PD NTT yang bekerja seperti preman  untuk menghancurkan tubuh partai  demokrat di NTT melalui pergantian Ketua DPAC diluar ketentuan DPP Partai Demokrat”

” Saya ini Ketua Aktif di DPAC PD Kecamatan Botin Leobele dan kami sudah bekerja dan menghasilkan satu kursi ADPRD Kabupaten Malaka dan memberikan kontribusi untuk pileg  DPRD Prov NTT dan DPR RI tetapi kami dipecat dengan tidak hormat   dengan SK baru terbitan  DPD PD NTT Pimpinan Leo Lelo”

” Pemecatan sepihak itu bagi kami bentuk pembangkangan DPD PD NTT kepada DPP Partai Demokrat dan hal itu harus ditelusuri siapa otak dibalik penghancuran PD di NTT saat ini”

” Kita minta  Pengurus DPD PD NTT harus diperiksa DPP PD  dan bila ditemukan kesalahan supaya dicopot dan digantikan dengan kader yang berkualitas dan bertanggung jawab”

Ketua Demisioner DPAC Kecamatan Wewiku – Malaka,
Jonisius Bere Siri kepada wartawan mengatakan pencopotan Ketua DPAC yang masih aktif  dalam menghadapi Muscab itu kejahatan politik karena  tidak sesuai Instruksi DPP Partai Demokrat. ” Saya curiga ini ada permainan preman-preman politik untuk menghancurkan Partai  Demokrat. Perlu ditelusuri jangan sampai Partai Demokrat diperdagangkan oleh oknum-oknum pengurus  untuk kepentingan sesaat”, ujarnya.

” Tugas DPD PD NTT itu bukan datang ke Kabupaten untuk copot pengurus yang masih aktif dan gantikan  dengan Ketua baru tetapi  hanya verifikasi apakah  Ketua DPAC itu masih ada atau tidak, meninggal dunia atau  tidak. Itu  Instruksi dan PO yang harus dilaksanakan bukan disalahgunakan DPD PD NTT”

” Saran konkrit saya  Kembalikan SK lama Ketua DPAC bagi mereka yang masih aktif,  Periksa Ketua DPD PD NTT, Leo Lelo dan Ketua BPOKK NTT bila   terlibat untuk menggantikan pengurus aktif supaya diberi sanksi tegas termasuk pemecatan sebagai ketua karena tidak mampu urus partai Demokrat di NTT”, tandasnya ( boni)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *