Dandim 1605/Belu Larang Warga Perbatasan RI-RDTL Melintas Lewat Jalur Tikus

Komandan Kodim 1605/Belu, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho meminta agar warga Perbatasan RI-RDTL tidak boleh melintas lewat jalur tikus karena sulit terpantau terhadap penyebaran Covid 19 di daerah perbatasan.

Dandim meminta kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat perbatasan untuk bersama-sama peduli mengikuti dan menjalankan protokol pemerintah agar seluruh warga terhindar dari Wabah Covid 19.

Permintaan itu disampaikan Komandan Kodim 1605/Belu, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho kepada wartawan disela rapat koordinasi Unsur Forkopimda Kabupaten Malaka bersama Satgas Pencegahan Covid 19 di Aula Kantor Bupati Malaka, Kamis (9/4-2020).

Dandim Ari meminta warga perbatasan supaya sementara waktu tidak boleh keluar masuk negara tetangga terutama melalui jalur tikus karena sulit terpantau penyebaran Covid 19.

” Satgas Pamtas RI-RDTL sudah ada perintah dari atasan untuk melakukan patroli terus menerus dan membuat pos pelayanan sehingga diharapkan bisa mengcaver jalan tikus atau jalan tradisional untuk tidak digunakan pelintas ilegal”.

“Yang terpenting kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama peduli mengikuti dan menjalankan protokol pemerintah agar seluruh warga terhindar dari Wabah Covid 19″.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Sektor Barat, Letkol Inf Wisyudha Utama melalui
Komandan Kompi Tempur (Dankipur) III Yonif 132/Bima Sakti, Lettu Inf. Teuku Rohma Donny dalam kesempatan yang sama menjawab pertanyaan wartawan mengatakan saat ini Satgas Pamtas RI -RDTL yang bertugas di Malaka sudah ada lima pos penjagaan di batas dan terus dioptimalkan untuk patroli di batas.

” Kita yang bertugas di batas bekerja sama dengan lima desa di Kobalima Timur mensinergikan potensi yang ada untuk memantau keluar masuknya warga ke Indonesia melalui jalur tikus ”

” Bagi TNI di Batas perintahnya sangat jelas. Saat ini kita perang melawan Covid 19 sehingga semua elemen masyarakat di Batas harus dilibatkan dan proaktif” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *