COPA FLOBAMORA : Matim United Tim Underdog Yang Mencatat Hasil Sempurna.

Turnamen Copa Flobamora I tahun 2019 hari sabtu (7/12/2019) memainkan 3 pertandingan di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Pertandingan pekan ini merupakan pertandingan terakhir babak penyisihan dan selanjutnya Copa Flobamora akan memasuki babak 8 Besar.

8 tim sudah mencatatkan namanya di babak 8 besar Copa Flobamora, namun dari pantauan kami hanya Matim United yang menoreh hasil sempurna. 4 kali bertanding semua lawan dibantai tanpa kemasukan 1 golpun ke gawangnya. Matim United mencatat clean sheet selama babak penyisihan.
“Saya tidak memberi target kepada para pemain yang didominasi pemain U-23, biarkan mereka bermain lepas untuk menambah jam terbang dan pengalaman mereka”, tutur Frans Gun Manejer Matim United.

8 tim yang maju di babak 8 besar adalah juara dan runner up masing-masing grup. Ende menjadi tim terkahir yang masuk dalam putaran 8 besar setelah mengalahkan Nagekeo FC dengan skor 2-1. Pertemuan ke dua tim ini menjadi partai yang sangat dinantikan oleh masyarakat bola diaspora. Permainan pendek dengan teknik bola yang diperagakan anak-anak Nagekeo mampu diredam dengan permainan marking yang ketat oleh anak-anak Kelimutu.

Di babak pertama Ende langsung memimpin dengan 2 gol namun Nagekeo sempat memperkecil menjadi 2-1. Babak kedua saling serang antar ke dua tim dengan permainan klasik long pash dalam tempo tinggi membuat stamina ke Ende sedikit terkuras, sayangnya situasi ini tidak dimanfaatkan oleh Nagekeo. Hingga wasit meniup pluit pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk Ende.
“Secara tim Nagekoe unggul, ada beberapa pemain yang punya skill baik dan cerdas dalam bermain, namun karena Ende menerapkan permainan tanpa kompromi dan presshing yang ketat membuat konsentrasi pemain Nagekeo buyar.
“ini persoalan mental dan tradisi sepak bola, Ende punya nama besar di kancah sepak bola NTT, belum pernah ada ceritera Ende kalah dari Nagekeo”, tutur Ari Bali yang menyaksikan langsung pertemuan ke dua tim unggulan di grub C.

Saat wasit meniup pluit dimulainya pertandingan, Ende langsung menekan dengan presshing yang ketat sehingga anak-anak Nagekeo tidak mampu mengembangkan permainan mereka. Sayangnya pemain Nagekeo tidak punya rasa percaya diri, pada hal secara skill Nagekeo masih unggul. Lini tengah Nagekeo diisi pemain muda bertalenta seperti Sisco pemain muda U-19 jebolan salah satu sekolah sepak bola di Jakarta.
“Ende pandai memanfaatkan situasi, mereka mengawali permainan dengan menteror mental Nagekeo. Ini bagian dari strategi dan sah saja”, tutur Frans Watu Direktur Kompetisi Copa Flobamora.

Partai 8 besar akan dimainkan pada tanggal 14 Desember di GOR Ciracas, akan saling berhadapan Manu Meo FC vs IKBS FC, PS Ngada vs Kupang FC, Garuda Kefa vs Manda Elu, Matim United vs Ende FC. Pemenang dari 8 besar akan bermain pada hari Minggu 15 Desember pada pukul 18.00 dan 20.00 WIB (fw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *