Cegah Penularan Covid 19 – Pemerintah Siapkan Pelaksanaan Musrenbangkab Dengan Cara Tele Conference

Pelaksanaan Musrenbangkab Tahun 2020 di Kabupaten Malaka direncanakan digelar dengan cara tele conference.

Pelaksanaan kegiatan Musrenbangkab dengan tele conference diharapkan bisa mencegah penularan Covid 19

Keputusan itu diambil setelah dilalukan konsultasi dengan Pempus dan Pemprov NTT belum lama ini.

Penegasan itu disampaikan Kepala Badan BP4D Kabupaten Malaka, Remigius Asa, SH kepada wartawan di Betun, Jumat (3/4-2020).

” Sebetulnya kita mau menghadirkan berbagai stake holder dalam pelaksanaan musrenbangkab seperti biasa seperti menghadirkan DPRD , Camat dengan utusan setiap kecamatan lima orang tetapi kondisi Pandemi Korona Covid 19 dan ini juga menjadi persoalan dunia sehingga pemerintah pada berbagai tingkatan sudah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi dalam berbagai aspek kehidupan”.

“Kondisi diatas sangat mengganggu sehingga kita sudah berkonsultasi di Bapenas dan Balitbangda Propinsi NTT”.

” Sesuai arahan yang diterima kita diberi jalan menggunakan mekanisme tele conference media digital yang ada di masing-masing Kabupaten, Propinsi dan Pusat sehingga sesederhana apapun pelaksanaan musrenbangkab tetap dilakukan dalam satu tahapan dan mekanisme sesuai ketentuan yang yang berlaku”.

” Kita sudah menyurati Kepala Perangkat Daerah , Camat untuk menugaskan salah satu staf yang memiliki kemampuan dibidang ITE dengan membawa 1.buah laptop dan perangkat komunikasi audio Visual untuk dilakukan instal aplikasi guna pembuatan akun untuk pelaksanaan tele conference”

” Para staf kita dalam beberapa hari teakhir melakukan uji coba dan bila sudah klik maka kita akan laporkan kepada Bupati Malaka untuk dilakukan uji coba secara menyeluruh dan hal ini sangat tergantung pada perangkat komunikasi, kemampuan satelit menyediakan signal dan data/informasi yang tersedia dalam perangkat”

” Kita menghendaki 12 Kecamatan itu dihadirkan dan berpartisipasi. Tiga kecamatan seperti Kobalima Timur, Io Kufeu dan Rinhat kita bisa datangkan mereka ke Betun dengan menyediakan alokasi waktu yang dibutuhkan. Teknisnya kita akan atur supaya tidak terjadi gangguan”

” Kita targetkan pelaksanaan Musrenbangkab pada minggu kedua bulan April”

” Kita harapkan dengan momentum seperti ini kita harus memulai menyiapkan tenaga, sistim , informasi dan teknologi sehingga bisa menjadi kebutuhan organisasi kedepan sehingga ketika terjadi masalah seperti sekarang kita sudah siap” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *