Bupati SBS Minta Rakyat Malaka Jaga Kebersamaan dan Pilih Pemimpin Sesuai Nurani

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta supaya rakyat Malaka  memilih pemimpin sesuai hati nuraninya dalam pilkada Malaka tahun ini.

Sebagai Kepala Daerah dirinya meminta agar rakyat tetap menjaga kebersamaan dalam masyarakat dan tetap memelihara sendi-sendi kehidupan masyarakat yang selama ini terbina baik.

Permintaan itu disampaikan Bupati SBS saat bertatap muka dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat di Webadaen – Weoe – Kecamatan Wewiku, Sabtu (29/2-2020)

Dikatakannya, Bapak Presiden dalam berbagai kesempatan sering menasehati agar dalam memilih pemimpin harus dilakukan dengan cara-cara yang beradab dengan tidak membuat kegaduhan dalam masyarakat.

” Saya minta kita harus jaga kampung kita masing-masing agar tetap aman dan damai. Tidak usah berkelahi. Silahkan lihat dan pilih anak-anak Malaka terbaik sesuai hati nurani untuk memimpin daerah ini”

Bupati berpesan agar rakyat tetap waspada terhadap berita-berita hoax tidak bertanggung jawab yang sengaja disebarkan dengan tujuan hanya untuk menghancurkan tatanan yang dibangun.

” Biasa menjelang pilkada seperti sekarang banyak yang datang mengaku-ngaku sebagai keluarga padahal selama ini tidak kelihatan layaknya sebagai keluarga. Kita ingatkan saja suoaya jangan jadi keluarga lima tahunan “.

” Selama empat tahun lebih SBS memimpin Malaka sudah banyak hal yang dilakukan dan dinikmati rakyat melalui program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Malaka”

” Banyak hal yang sudah dilakukan untuk rakyat walau dengan segala keterbatasan”

” Yang namanya sempurna itu tidak ada karena itu hanya milik Tuhan.
Bupati yang berkuasa sekarang memang ada kekurangan tetapi setidanya sudah berbuat untuk rakyat dan saat ini dirasakan serta dinikmati rakyat”

” Dulu banjir, orang hanya datang lihat tetapi tidak bikin apa-apa. Setelah SBS terpilih tidak pernah terjadi luapan banjir karena ada tanggul. Itu upaya konkrit yang dilakukan selama masa kepemimpinan SBS dan almarhum DA”

” Rakyat tidak boleh lapar sehingga pemerintah harus buatkan kebun. Ini merupakan sebuah upaya dan rakyat saat ini menikmatinya” ( boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *