Bupati SBS Minta Rakyat Malaka Harus Bersabar Menanti Penetapan Bupati Terpilih

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta seluruh rakyat Kabupaten Malaka untuk bersabar menanti penetapan Bupati terpilih sesuai ketentuan undang-undang Pemilu yang berlaku.

Pasalnya, yang ada saat ini  baru Rekapitulasi Hasil,  jadi belum ada penetapan Bupati terpilih, Bupati terpilih akan ada setelah melalui mekanisme – mekanisme yang berlaku

Hal itu disampaikan  Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam  sambutannya disela acara Penutupan Sidang  III DPRD  Kabupaten Malaka di  Betun,  Jumat malam (18/12-2020)

Dikatakannya, memasuki masa perayaan hari Natal ini sebelumya kita didahului dengan kegiatan besar yaitu pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  dan  pada tanggal 16 desember lalu telah dilakukan Rapat Pleno Rekapitulasi  Suara Tingkat Kabupaten hasil pilkada oleh Komisi pemilihan Umum (KPU)  diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan di saksikan oleh para saksi yang telah menetapkan hasilnya

” Sebagai Bupati  saya minta kepada kita semua, juga kepada masyarakat biarkan proses ini berjalan sesuai dengan koridor yang ada ,sesuai mekanisme administrasi negara yang ada  karena  sampai dengan saat sekarang belum ada ditetapkannya bupati terpilih  yang dilaksanakan oleh KPU

” Saya harus menjelaskannya supaya dapat pemahaman yang sama , bahwa setelah dilakukan rekapitulasi hasil oleh KPU maka dalam waktu tiga hari sejak penetapan rekapitulasinya akan mendapatkan berita dari Mahkamah konstitusi (MK) apakah ada sengketa pilkada atau tidak , kalau tidak ada maka KPU bisa proses untuk tetapkan  Bupati Malaka terpilih untuk priode 2021-2026 ,

“Tetapi kalau ada sengketa maka belum ada bupati terpilih , saya ulangi belum  ada bupati terpilih”

“Bupati terpilih akan ada
setelah ada keputusan pengadilan yang dilakukan oleh MK , keputusan MK adalah  Final dan mengikat   setelah itu  baru KPU akan menetapka Bupati terpilih,  selanjutnya diproses dan diresmikan oleh negara,  di tetapkan oleh Mendagri atas nama Presiden, kemudian untuk memberitahukan kepada Gubernur untuk melantik Kepala Daerah yang yang telah diresmikan negara.  Inilah mekanismenya”

Dalam  kesempatan  tersebut Bupati SBS menyampaikan terimakasih kepada dr. Meserasi Ataupah selaku Pjs Bupati Malaka yang telah melaksanakan tugas ketika  Bupati SBS  cuti diluar tanggungan negara sejak tanggal 26 september sampai 5 Desember 2020.

”  Beliau bersama dengan DPRD telah menjalankan tugas dengan baik karena telah meyelesaikan sidang APBD Perubahan kemudian telah membahas APBD 2021″ (boni)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *