Bupati SBS Dinilai Berhasil Atasi Banjir Bandang Benenai

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran disebut-sebut sebagai Bupati Perdana yang mampu mengatasi persoalan banjir bandang Benenai pasca banjir bandang tahun 2000 dan tahun 2013.

Selain mampu mengeliminir banjir bandang SBS juga dinilai mampu membangun kembali berbagai kerusakan akibat banjir bandang yang merusak seluruh sendi kehidupan masyarakat.

Warga dusun Loomota Lalawar -desa Umatoos -Kecamatan Malaka Barat, Lambertus Seran mengatakan hal itu kepada wartawan di Loomota – Malaka Barat, Senin (30/9-2019)

Lambertus yang akrab dipanggil Tuak Lon itu kepada wartawan mengisahkan bagaimana dasyatnya dampak banjir bandang saat itu yang merusak seluruh sendi kehidupan masyarakat namun tidak didukung upaya signifikan pemerintah untuk merekonstruksi kerusakan akibat banjir bandang Benenai.

“Banjir bandang tahun 2013 sangat memporak porandakan berbagai sendi kehidupan masyarakat khususnya di daerah Kecamatan Malaka Barat dimana perkampungan di Loomota dan Belout di desa Umatoos nyaris lumpuh tanpa penghuni karena terendam banjir bandang secara permanent”

” Rumah-rumah tertimbun endapan sungai sehingga tidak bisa dihuni. Siswa yang biasanya sekolah di gedung permanent harus pindah di sekolah tetangga dan juga membangun tenda darurat agar anak-anak bisa sekolah. Jalan raya tertimbun endapan lumpur sehingga mengalami kerusakan yang luar biasa, dan berubah menjadi aliran sungai baru”

” Kami senang sekali karena dengan kehadiran Bupati SBS memimpin Malaka secara perlahan tapi pasti nadi kehidupan masyarakat disini mulai terasa karena melakukan gebrakan untuk membangun tanggul dengan konsep mengatasi penyebab banjir. Tanggul yang selama ini tidak terurus baik mulai dikerjakan dan diperbaiki dari hulu hingga hilir. Aliran sungai yang dangkal karena penimbunan material banjir dikeruk dan diperdalam. Alhasil, selama masa kepemimpinan Bupati SBS banjir bandang Benenai tidak meluber ke pemukiman penduduk dan tidak merusak berbagai fasilitas publik yang sudah dibangun”

” Kami sempat lihat dan dengar setelah SBS memimpin Malaka Banjir Bandang sempat meluap di Kleseleon karena longsor sehingga air sempat meluap. Namun dalam hitungan jam sudah normal kembali karena Bupati SBS bersama jajarannya berkantor di lokasi itu untuk memperbaikinya siang dan malam”

” Bagi kami rakyat yang tinggal di desa gebrakan yang dilakukan Bupati SBS itu sangat menyentuh kebutuhan masyarakat dan mampu menjawab semua persoalan terkait banjir bandang Benenai”

” Saat ini jalan-jalan di perkampungan sudah dibangun termasuk penataan perkampungan dan berbagai fasilitas pelayanan publik sudah diperbaiki. Ini satu bukti bahwa selama menjabat SBS bekerja untuk rakyatnya dan membangun kembali berbagai fasilitas umum yang dirusak banjir”

Hal senada disampaikan  Firmus Marianus Nahak, warga dusun Loomota Besin – desa Umatoos bahwa peristiwa banjir bandang tahun 2013 masih terngiang dan sulit dilupakan.

” Saat itu istri dan anak saya yang baru berusia 3 bulan terjebak banjir dalam rumah panggung dan untuk selamat mereka harus berlindung diatas loteng rumah hingga bantuan tiba”

“.Saat banjir kita tidak pikirkan lagi harta benda tetapi hanya memikirkan keselamatan jiwa, keluarga”

“Kami warga disini berterima kasih sekali karena Bupati SBS setelah memimpin Malaka memiliki kepedulian untuk membangun kembali semua fasilitas umum yang ada dan saat ini sudah dinikmati rakyat”

” Jalan lingkar Besikama yang merupakan jalan sejarah dan juga, akses jalan ke Sikun dan Oan Mane yang selama ini lumpuh total diperbaiki dan kembali berfungsi normal. Ini bukti nyata Bupati SBS kerja untuk rakyat melalui berbagai program unggulan Bupati”

” Terima kasih Pak Bupati. Kami hanya berdoa Bapak sekeluarga diberi rahmat kesehatan sehingga terus membangun dan memperhatikan rakyat di tahun-tahun mendatang” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *