Bupati Malaka : Sekolah Harus Cerdas dan Berani Terapkan Adaptasi Baru Dibidang Pendidikan

Lembaga pendidikan yang berada di Kabupaten Malaka mulai dari Paud,TK, SD,SMP,SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi harus cerdas dan berani menerapkan adaptasi baru dibidang pendidikan dengan terus melakukan latihan dan sosialisasi terkait penerapan protikol Kesehatan Covid 19 di sekolah.

Seluruh komponen pendidikan mulai dari guru,siswa dan orang tua siswa harus bisa bekerja sama dalam hal penerapan adaptasi baru itu sehinngga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sesuai harapan bersama.

Kita jangan takut dan jangan menyerah karena para ahli sendiri mengatakan pandemi Covid 19 itu masih ada dibumi ini bertahun-tahun dan belum diketahui kapan berakhir.

Kalau kita tunggu hingga selesai Pandemi Covid 19 tentu hal ini sangat menyulitkan karena anak-anak tidak belajar.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam rapat evaluasi penerapan adaptasi baru disekolah yang dihadiri Kepala Sekolah, Kepala Perangkat Daerah , Camat serta TNI-Polri di Aula Kantor Bupati Malaka -.Provinsi NTT, Senin (4/8-2020)

Bupati menjelaskan dalam rapat evaluasi yang digelar Pemerintah bersikap memberikan opsi dan pilihan supaya penerapan adaptasi baru di masing-masing sekolah bila sudah siap silahkan diterapkan tetapi dengan catatan harus mencatat dan mengidentifikasi kesulitan-kesulitan, kebaikan-kebaikan dan metode-metode supaya pada saat rapat evaluasi tanggal 19 Agustus mendatang bisa menularkan kepada sekolah-sekolah lain.

“‘ Hari ini pemerintah dalam hal ini gugus pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Malaka melakukan pertemuan kedua dengan pelaku pendidikan dari Kabupaten Malaka dihadiri pihak keamanan dari Polres Malaka dan TNI, Pol PP, Kepala Perangkat Daerah , Camat dan perwakilan sekolah-sekolah dari TK,SD, SMP,SMA/SMK untuk kami mendapatkan laporan terkait persiapan penerapan adaptasi kebiasaan di era Pandemi Covid 19 dibidang pendidikan.

” Dalam pemaparan para kepala sekolah dalam rapat evaluasi tadi
ada yang mengatakan belajar dengan sistim daring. Namun hal itu bisa mengalami kesulitan karena jaringan telekomunikasi yang tidak memadai dan tidak ditunjang ketersediaan Listrik yang memadai”

” Salah satu cara yang ditempuh seperti di SMPN Weliman sudah terapkan Sistim belajar dari rumah dimana guru-guru mendistribusikan soal-soal ke rumah siswa baru dikumpulkan lagi oleh guru untuk diperiksa tetapi perlu dipertimbangkan ketersediaan tenaga guru karena tempat tinggal siswa ada di beberapa desa”

” Berdasarkan pemaparan pelaku pendidikan dari kepala sekolah yang ditunjuk untuk menyampaikan berbagai persiapan yang dilakukan, mereka mengatakan bila para siswa berada didalam lingkungan sekolah maka mereka bisa mengendalikan penerapan protokol Covid 19 terutama mengenakan masker, jaga jarak dan tidak ada,kerumunan.”

“Tetapi diluar lingkungan sekolah para kepala sekolah mengatakan tidak sanggup mengendalikan para siswa karena mereka tetap bergerombol, masker sudah dibuka, naik kendaraan sampai tiga orang dan naik kendaraan umum berdesakan, tidak jaga jarak. Ini diluar kemampuan sekolah”.

“Sesuai hasil diskusi tadi para kepala sekolah mengatakan masih ragu-ragu untuk menerapkan dan ada juga yang belum siap terapkan karena para siswa belum disiplin untuk datang tidak berkumpul, masuk kelas secara bergilir dan saat pulangnya juga masih bergerombolan”

“Karena masih ada keraguan dan perbedaan pendapat dari forum rapat maka kita ambil sikap bahwa dua minggu lagi akan lakukan rapat evaluasi ketiga”.

” Tetapi mulai hari ini bagi sekolah yang siap silahkan dilakukan pembelajaran secara tatap muka dan mereka yang belum siap tetap dilakukan persiapan dan pelatihan bagi anak-anak dengan melibatkan para orang tua”.

“Dari tingkat kecamatan kita minta tetap melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru di lingkungan sekolah di era Pandemi Covid 19. Di tingkat Kabupaten sudah ada tim yang sudah siap melakukan pemantauan diberbagai sekolah di Malaka”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *